My Journey With Jesus ^^

Daisypath Anniversary tickers

Sabtu, 26 Januari 2019

Ramalan

RAMALAN.

Malam ini entah kenapa aku pengen bahas tentang Ramalan ini.
Kalian pernah diramal atau baca ramalan gak?
Dulu aku paling senang baca hal-hal beginian. Apalagi kalo ada majalah trus menyediakan rubrik tentang ramalan, langsung cari tentang Percintaan. Kebetuan aku Pisces jadi aku tau banget dong ya apa aja ramalan yang akan terjadi seminggu itu dari yang tertulis. Sometimes kebetulan terjadi tetapi lebih banyak gaknya. Kalau ramalannya bikin Happy pasti kepikiran terus. Misalnya, Hari ini Doi mulai membuka hatinya padamu. ASliiii... selama jam pelajaran Fisika mata dan hati hanya menatapnya diam-diam dari belakang. menunggu ramalan terjadi. Kira-kira Doi gak sengaja menengok dan mata kita gak sengaja bertemu, udah baper duluan dan merasa ramalan benar dan gak ada habisnya. Itu Ramalan bakalan dibaca terus menerus kayak cerpen yang bersambung. Dan entah kenapa saat ramalan bilang kamu akan jadian dengan pujaan hati dan ternyata gak! Baru gue sadar.... Iam Stupidd!!! Sampai aku baca ramalan zodiaknya juga kira-kira nyambung gak..dan bisa sekalian menebak perasaannya. (ya iya kali ramalan bisa baca perasaan).
aku juga pernah diramal. beberapa kali oleh orang-orang berbeda.
Ada yang gak sengaja betul dan sekali lagi lebih banyak yang salah.

Pernah gak sengaja ceritanya aku dikusuk di rumah sama perempuan yang berusia setengah baya. saat itu sambil kusuk dia cerita-cerita sama mamaku. dan dia bilang. “Bentar lagi ini dapat kerjaan.” Katanya. aku ngekeh sambil tiduran. sama sekali gak ambil pusing lah ya kan..dan enam bulan setelah kejadian itu aku baru sadar, iya benar ya aku dapat kerjaan. Pernah juga diramal punya anak nanti 3 ada yang bilang 5, Pernah diramal bakalan punya pasangan yang super setia. Paling lucu aku punya tante jauh, dan tiba-tiba dia narik telapak tanganku untuk membaca masa depan katanya.. wkwkwkk.. dan dia tiba-tiba aku disalamnya kencang. “Wah kamu dimana aja bakalan jadi orang sukses.” Dan masih banyak yang lainnya..

Oh iya, Pernah juga karena masalah letak tahi lalat aja aku pernah diramal. Katanya; “Kau gak bakal kekurangan makanan yang enak.” Katanya sambil menunjukkan tahi lalat di bibir bawahku. 

Lucu-lucu tapi sebenarnya, Hati-hati dengan ramalan. Itu kayak candu. yang membuat kita pelan-pelan terbiasa menduakan Tuhan. Tidak mempercayai kuasaNya. 

Satu lagi yang lebih buruk. Aku itu sebenarnya punya kelebihan sikit. Tapi kelebihanku itu sebenarnya bikin aku tertekan. Aku sering banget mimpi dan setiap hari aku pasti mimpi. aku bisa melihat banyak hal dalam mimpiku dan sering kali terjadi. Kayak sahabatku yang bakal punya anak laki-laki. Senang ya kadang-kadang bisa ceritain hal yang menyenangkan. Nah yang sulitnya pas mimpiin yang menyedihkan tentang seseorang. Bagaimana menjelaskannya?
Aku gak bilang semua yang ku mimpikan itu benar. Tapi aku sering sekali melihat dan menjalani hal yang belum ku jalani dalam mimpiku sebelum terjadi.
Percaya atau tidak. Sebelum Aku balikan lagi dengan pacarku sekarang. Aku malah mimpiin keluarganya datang kerumah melamar dan dia minta maaf coba. hahaa...beberapa minggu kemudian kejadian. Nah kadang-kadang itu bikin aku suka baca buku tentang ramalan mimpi dan arti mimpi. Pernah juga aku mimpi ada orangtua yang umurnya uda tua sebelum aku kerja di perusahaan ku sekarang bilang di mimpiku, nanti aku bakalan dapat kerja yang sangat bagus.
Sekarang, itu bikin aku capek. hahaha..
apalagi memang pernah suatu malam, pas Aku berdoa dan itu hikmat banget tapi nyesek. Tuhan itu ngasih tau kalau aku itu percaya banget sama ramalan dan itu mendukakan hatiNya. seminggu itu memang aku gelisah karena aku mimpi buruk. dan cari-cari arti mimpinya.
Saat itu aku ambil keputusan untuk meninggalkan Ramalan dan Lain-Lain. Tuhan mau aku taat. apalagi aku baca tentang Abraham. Pesan itu kuat kali. tentang hidup benar di jalan Tuhan. Sekarang, walaupun aku masih setiap hari mimpi dan ingat yang aku mimpikan. aku gak mau peduli lagi cari arti mimpinya. lebih bagus aku doakan sama Tuhan. 

Sama dong ya kalo kita jalin hubungan sama orang tapi orang tersebut gak percayaan. Malah lebih percaya sama kata orang yang lain lagi? sakit ya nyesek... kayak diduakan..

Aku lega- seleganya. Bintang, tahi lalat, Mimpi itu gak punya kuasa selain kuasa Tuhan. Dan aku mengimani bahwa penyertaan Tuhan itu memberikan kuasa damai sejahtera bukan seperti ramalan tadi.
Tuhan sudah kasih petunjuk lewat kitab suci, aku pikir itu lebih berarti dibaca daripada yang aku sebutkan diatas.
Berani mengambil keputusan untuk meninggalkan kepercayaan yang tidak benar tadi. Dan dampaknya ada damai sejahtera dan pemulihan.

Sabtu, 15 September 2018

Start in September

selamat malam di tahun 2018 di bulan 9 dan di tanggal 15.

hai teman-teman lama tidak berjumpa dan banyak perubahan ya?

aku belum berubah kok... hahaa...
masih tetap berdoa untuk teman hidup  (yaelahhhh)

akhir-akhir ini aku mengalami banyak hal yang menyenangkan yang ingin aku bagikan tentang betapa baiknya Tuhan.

1. Tuhan proses aku dengan sangat baik hingga pemulihan untuk pengampunan untuk orang2 dari masa lalu yang sulit bagiku untuk berdamai. dan sekarang semuanya selesai dan aku bersyukur bahwa ada beberapa hal dimana kita harus mengalahkan keegoisan kita dan pembenaran diri di hadapan Tuhan. karena pada dasarnya tidak seorangpun yang layak menganggap dirinya lebih benar.

2.Situasi kerja yang berubah dan diberkati. ketemu dengan orang2 yang jauh dari kupikirkan sama sekali. partner kerja yang bisa jadi teman bahkan jadi saudara. ini hal yang disyukuri bukan? karena tidak semua orang beruntung menemukan partner kerja yang saling memahami.

3. aku bersyukur karena Tuhan kasih aku banyak kesempatan dan sayangnya, aku masih berleha2.. (jangan ditiru), kenapa aku cerita ini karena ternyata kita yang masih harus berjuang untuk mengendalikan keinginan dan harapan2 kita yang masuk dalam keinginan daging agar rencana indahnya digenapi.

4. asli, aku pengen bersyukur pada Tuhan karena Dia mendengarkan doaku.
beberapa minggu lalu aku mengalami sakit banget di daerah perut bagian bawah.
entah apa lah yang terjadi sampai aku mulai berfikir banyak hal buruk terjadi.
aku cuma bisa berbaring dan berdoa. tapi hatiku kecil bilang,
"Jangan takut Lus, kesembuhan ini bakal jadi berkat bagi banyak orang."
besoknya gak langsung sembuh, tetapi..
aku makin dikuatkan akan pengharapan pada Tuhan.
Alkitab gak tergeletak begitu saja.
apa saja yang kubaca, kuimani.
kemudian aku berdoa trus berulang-ulang.
sampai akhirnya beberapa hari kemudian itu sembuh!
padahal aku uda siap2 mau check-up ama dokter.
Baik banget ya Tuhan Yesus itu?

5. sekarang kalau baca alkitab gak cuma dibaca kalau ada ayat yang menguatkan kadang dihapal..
sebenarnya aku paling males melakukannya dari dulu.
tapi serius itu ada efeknya ketika ada ayat2 yang kita hapal.
itu kayak gak cuma meneguhkan kita pada janji Tuhan tapi mengingatkan kita berulang-ulang kalo lupa :p
pokoknya itu gak kayak baca buku yang bakal lupa lah. namanya janji Tuhan ya. kalo bisa diklaim maka pasti diingat terus.
eits salah...
diingat bukan karena mengklaim janji tetapi lebih kepada ayat itu kayak ngomong sesuatu hal sama kita yang gak melulu soal berkat tetapi juga kesempatan2 supaya kita hidup menjadi orang yang Tuhan inginkan.

6. Masih dilema dengan pengaturan bacaan alkitab taun ini karena.
aku ikut grup alkitab yang sedang dalam perjanjian lama sementara proyek pribadiku di perjanjian baru.
cuma tetap mengejar keduanya.
sebisa mungkin,-

7. itu aja dulu ya...
besok mulai aku sharing sesuai ayat alkitab yang aku baca.
"see you"

Sabtu, 27 Januari 2018

What is Your Marriage Purpose?

Zaman sekarang, beragam sekali tujuan orang menikah.
ada karena paksaan usia.
ada karena tuntutan keluarga besar
ada karena ingin kaya 
ada karena planning atau rencana
ada juga karena takut kesepian dan perbincangan orang
ada yang karena sudah hamil duluan...
sekali lagi masing-masing kita itu merupakan pilihan.
aku sangat setuju bahwa pernikahan bukan perayaan yang berlakunya hanya satu hari atau dua hari jika resepsinya dibedakan.
menikah adalah proses seumur hidup, yang hanya memiliki satu pintu masuk dan tidak memiliki pintu keluar, kecuali karena kematian.
sekarang, pertanyaan tentang kapan menikah sudah bergema hampir di sudut kehidupanku. ada karena mereka bilang, sudah waktunya. ingat usia, ada juga karena teman2 lain sudah menikah, kamu kapan? dll...
kalian tau?
ketika kita melihat perayaan pernikahan semuanya bahagia...
semuanya indah, bahkan orang rela menghabiskan sampai ratusan juta hanya untuk moment itu. 
itu sangat bagus tetapi bukan itu yang utama sebab dalam pernikahan antara perayaan dan hasil pernikahan tidak ada hubungannya. 
Saya dan teman2 sedih melihat berita media tentang kehidupan orang terkenal yang sangat mewah perayaannya bahkan menikahnya juga di luar negeri tetapi berakhir dengan perceraian. tidak seorangpun menginginkannya. 

Jangan takut kalau perayaan pernikahan kita biasa. Jauh dari kata sempurna. asal bangku gereja lebih banyak di hadiri oleh orang. karena kita membutuhkan doa-doa orang lain menjadi berkat bagi kehidupan kita yang baru.

tidak sedikit jumlah orang yang curhat dan mengatakan pada saya juga, seandainya saya bisa mengulang waktu saya tidak ingin menikah dengan dia. pertanyaannya. kemarin kemana aja? apa karakter pasangannya gak dilihat jelas? apa keluarganya gak diketahui jelas? bagaimana dia memperlakukan keluarga, orang sekitar bahkan hubungan dia dengan Tuhan. Dia cuma menggelengkan kepala sambil menangis dan berkata.
Papa saya sudah setuju lus, karena SEPERTINYA dia pria yang hebat dan kaya.

kata2 sepertinya adalah kata2 yang paling real untuk menjelaskan dia sebenarnya tidak melihat dengan jelas karakter pasangannya itu di zaman dahulu.

saya berdoa dan saya ikut menangis dengan teman saya itu. saya tau itu tidak bisa diulang, tetap saya hanya bisa menguatkan agar dia pun kuat menjalani hidup dan pilihannya.
semakin kesini saya merasa bahwa JODOH itu hanya bias dalam kata2 drama korea atau film yang kita dengar. intinya kita yang MEMILIH akan menikahi siapa.
Si a, si B, dll...
dibutuhkan waktu, dibutuhkan pergumulan doa, dibutuhkan masa2 kalian pernah mengalami penderitaan dan menyelesaikannya. supaya saling mengenal dan besok2 kalian tidak akan bilang, saya kecewa dan saya menyesal.
saya memang belum menikah, tetapi masa ini saya mau belajar tentang banyak pengalaman dan resep tentang pernikahan. KESIMPULANNYA, sebelum menikah belajarlah pengalaman dari banyak orang. Jangan hanya kepada bapak atau ibumu, sebab pengalaman mereka belum tentu sama dengan kita.
semua menginginkan kebahagiaan dalam pernikahan.
tetapi orang bilang, tidak ada yang terus bahagia, YES... dalam pacaran aja ada banyak masanya. tetapi setiap pasangan harus menyadari bahwa mereka harus memiliki apa yang menjadi tujuan mereka untuk menikah.
Gak usah muluk2 mengatakan memuliakan Tuhan padahal mengerti kasih aja belum tau...(Kata seorang Pendeta)

point pertama tujuan menikah adalah kasih, dan kasih adalah meletakkan kebahagiaan orang lain sebagai subjek. SELAMA KITA MASIH melihat diri kita sebagai subjek dalam kasih yang kita buat maka kita tidak akan pernah tau cara mengampuni pasangan, cara mengendalikan ego dll..karena semuanya tentang kita,

point kedua adalah meletakkan Kristus sebagai pusat dari hubungan. bergantungnya sama Tuhan, mengasihinya karena Tuhan dan tujuannya agar pernikahan kita memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama.

jadi menikah tidak memiliki dasar bahwa pusat dari segalanya adalah tentang kita.banyak kebutuhan dari pasangan yang gak cukup kalau dipenuhi hanya berdua tetapi Kristus sanggup menemukan kebutuhan hakiki yang paling dibutuhkan. karena iblis sering mencuri sukacita anak2 Tuhan dengan menghancurkan rumah tangga.
ada beberapa list dan standar yang harus kita buat tentang pernikahan kita. sebulan kedepan, setahun kedepan. dll....
kalau perayaan pernikahan hanya sebentar, jangan sampai demi perayaan pernikahan pikiran kita lebih tersita daripada hal yang paling penting. Apakah Tuhan benar2 menginginkan pernikahan kita?
saya takut, saya cemas, saya penuh pertanyaan pada Tuhan apakah dia akan menolong saya sampai ke tahap itu, apakah hubungan saya sekarang adalah apa yang Dia inginkan, apakah saya sudah  kuat untuk mendoakan pasangan saya selama ini. apakah saya sudah menjadi tiang doa bagi pasangan saya sekarang? pergumulan demi pergumulan.. 

tetapi doa dan keyakinan harus benar-benar diuji.Alkitab mengatakan; Ujilah segala sesuatu karena semua baik tetapi belum tentu benar.

saya tidak henti meminta Tuhan menolong hati kami bertumbuh. bertumbuh untuk mengasihi, saling memaafkan, mudah mengampuni dan saling membangun, saling rukun .

saya tidak takut memikirkan Tuhan apakah kami akan jadi kaya? apakah akan banyak rezeki? sebagai anak Tuhan kita harus aman dalam masalah keuangan sebab kita tau TUhan yang memelihara. 

Apa yang menjadi motivasi untuk menikah akan menentukan  output, mari kita benar-benar  menyerahkan semua kepada Tuhan. Jangan paksa Dia menyetujui apa yang tidak kita inginkan dan sebaliknya. dan dengan jujur melihat apa yang sebenarnya kita cari.
sekali lagi, ini bukan hal yang mudah.
tetapi selagi ada waktu baiklah kita belajar kepada orang lain.
banyaklah memiliki pengetahuan yang benar.
dan bergumul lah dengan Tuhan tentang apa yang kita doakan.

jangan mempersempit waktu Tuhan menjawab doa-doa kita dan pergumulan kita demi  tekanan demi tekanan yang datang dan mendesak dan  jangan jadi takut  untuk lebih mendengar Tuhan daripada orang lain. Percayai kata hati tetapi minta hikmat Tuhan.

Selasa, 02 Januari 2018

2018

Halo selamat memasuki tahun yang baru di 2018.
pada banyak yang buat resolusi dong ya?
kalo aku sih belum buat apa-apa sebanyak teman-teman disana.
yang pastinya aku lagi fokus akan revisi tesisku (walaupun sudah wisuda ijzahnya masih disana) dan juga fokus akan buku yang akan aku produksi tahun ini... doakan ya teman-teman...

pengalaman di tahun 2017 lalu banyak suka dan duka...
baiklah aku akan mulai dengan suka dulu ya,
1. Aku banyak punya teman baru disini, baik teman kerja maupun teman yang ketemu di jalan dan jadi akrab gitu.

2. Doa kami terjawab pacarku diterima sebagai mahasiswa notaris di salah satu perguruan tinggi negeri.

3. Akhirnya setelah proses yang panjang dan setelah 1,5 tahun akhirnya jadi pegawai tetap yes....

4. beberapa benda atau barang yang sudah lama diidam-idamkan akhirnya Tuhan kasih cuma-cuma

5.bisa dekat sama calon mertua, ehhh..

6.akhirnya dikunjungi emak sama adik ke kota perantauan ini.

dan dukanya;
1. aku gagal untuk sebuah hal yang kuidam-idamkan, tetapi Tuhan menolong hatiku untuk tidak terlalu ambisi terhadap apa yang kuinginkan melebihi apa yang Dia mau.

2.sering berhadapan dengan orang yang beda karakter, terlalu pelit, mau menang sendiri, suka menyuruh dan benar2 banyak diproses ketika bertemu dengan orang seperti itu.

3.banyak wkatu yang tidak terpakai karena menunggu-nunggu hari esok. hiks....

jadi solusinya buat tahun ini,
aku pengen jadi orang yang lebih disiplin supaya aku bisa menyelesaikan satu buku dan satu tesisku dengan baik untuk tahun ini.

semua pasti mengalami suka dan duka ya?
kehidupan gak slalu baik dan menyenangkan...
tapi tahun ini Tuhan membukakan sesuatu hal agar aku boleh memperbaiki kuantitas dan kualitas doaku yang tidak seperti tahun 2017 kemarin.

bersyukur untuk kasihNya dan bersyukur untuk Rahmat Tuhan Yesus/
Dia selalu Baik.

Senin, 26 Juni 2017

tentang Berdoa

Halo Blogger...

bagaimana harimu?

maaf ya sudah lama gak menulis lagi karena disebabkan beberapa hal dan 1kg kemalasan, hehehe...

bicara tentang doa, semua orang pasti pernah melakukannya kan?
dan tidak sedikit orang akan melakukannya apalagi pas kepepet ^_^
kepepet dengan pergumulan, masalah, mau diberkati dan lain sebagainya.

tapi sejak nonton FILM WAR ROOM.
maaf gue lagi malas mereview itu film tentang apa, tapi sangat bagus lah buat yang  sedang akan menghadapi kehidupan berumah tangga atau sudah berumah tangga.

 tetapi intinya,
saya melihat bahwa BERDOA bukan suatu cara agar saya diberkati, saya dilepaskan dari pergumulan, saya dikabulkan dengan banyak hal.
tetapi BERDOA adalah kebutuhan dimana saya harus berbicara kepada-NYA.

sejak saya merantau, tidak terhitung pulsa yang harus saya keluarkan agar bisa menelpon mama, papa dan adek2 saya. bagi saya tidak mendengar suara mereka satu hari saya rasanya sepi dan kayak ada yang kurang, lama-lama itu menjadi kebutuhan saya. kebutuhan jiwa dimana ketika mendengar mereka dalam kondisi baik saya pun merasa baik dan bahagia. mengapa? karena saya mencintai mereka dan sebaliknya. akhirnya, selain karena hubungan keluarga saya memiliki ikatan yang lebih lagi dan itu disebabkan komunikasi verbal.

selain itu?
saya punya sahabat bernama  WINDA SINAGA,...
dia hanya seorang sahabat tanpa ikatan darah, tapi kami saling merindu setiap minggu sehingga baik dia ataupun saya akan melakukan komunikasi verbal. banyak yang kita bicarakan, baik tentang keluarga, sahabat, pekerjaan maupun soal partner hidup.
dari komunikasi itu tercipta ikatan batin yang membuat kami saling merangkul satu sama lain. dan itu menjadi kebutuhan sebagai sahabat.

saya tidak perlu jelaskan bagaimana ketika kita dengan pacar atau suami atau istri bukan, bahkan setiap hari rasanya tidak afdol jika tidak tercipta sebuah komunikasi. apalagi dengan pacar yang jauh, LDR itu seperti menyiksa dan komunikasi adalah sebagian dari penyembuhnya.

bagaimana dengan Yesus?
siapa Dia?
hampir sebagian besar orang Kristen mengenal DIA.
Juruslamat, Mesias, yang mati 2000 tahun lalu untuk menebus dosa setiap manusia.
bayangkan dari 2000 tahun lalu dan itu masih tercipta komunikasi sampai sekarang.
bagaimana kita bisa tau?
karena sampai saat ini ada banyak orang yang begitu melihat hasil karyannya, mengalami perjumpaan dengan kasihNya dan mengenalkan itu lewat banyak hal. Peristiwa, tulisan, Alkitab sebagai petunjuk dan lain sebagainya.

hanya sayangnya beberapa orang mengerti itu sebagai sejarah.
sebagian lagi hanya mempercayainya tapi tidak begitu yakin akan melakukan komunikasi dengan Nya.
atau sebagaian lagi tidak mengalami Nya, karena Dia tidak menginginkan lebih dari Dia selain berkat-berkatNya.

semakin saya rindu untuk berdoa kadang-kadang Tuhan menginginkan lebih dalam hidup saya, kadang-kadang Dia akan tertawa dengan sederet permintaan yang saya bawa sejak tahun lalu dan belum dikabulkan sampai sekarang. KENAPA DIA TERTAWA? APAKAH DOA SAYA TIDAK MENARIK?
bukan, tetapi Dia melihat bahwa itu terlalu kecil bagiNya untuk mengabulkanNya. Dia mau saya berdoa untuk hal yang lain. kalian tau kemana arah doa itu?
ke jiwa-jiwa yang belum saya kenal, kerinduan untuk berbicara dengan jiwa-jiwa itu dan mendoakannya. kadang bahkan saya lupa dengan permintaan2 saya dalam doa saya. ternyata semakin saya berdoa semakin benar kata Alkitab itu, Dia yang mengajak saya bagaimana caranya berdoa. saya diperlihatkan untuk melihat betapa luasnya arena yang Dia rindukan saya doakan, ketika banyak orang lain hanya berbicara tentang kebutuhan masing-masing dalam doa nya.

Roma 8:26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. 8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

selain itu kita jadi mengerti bahwa berdoa itu adalah komunikasi, dan apabila kita sering melakukannya komunikasi itu akan berubah menjadi kebutuhan dan tercipta ikatan batin yang sangat kuat. sama seperti yang saya jelaskan di awal bahwa ketika itu menjadi kebutuhan seperti ada yang kurang dan saya akan melengkapi itu dengan kembali terhubung dan berbicara verbal sebagaimana mestinya saya lakukan kepada mereka.

kadang-kadang doa menghubungkan kita tidak hanya kepada pencipta, tetapi terhadap orang-orang yang kita doakan. luar biasa kan guys?

sejujurnya list doa saya kalau mengenai jawaban doa masih ada beberapa yang belum tercapai dan hampir kadaluarsa menurut saya. bukan berarti saya tidak peduli lagi tentang itu, atau iman saya ragu. justru ketika saya menempatkan itu dalam doa saya maka saya harus mempercayai ketika Tuhan mengajari saya untuk mendoakan hal besar dan itu terjadi bagaimana mungkin dia melupakan hal yang kecil yang saya doakan bagi diri saya sendiri?

jadi intinya.
jangan sampai kita bergelut dengan masalah kita namun lupa berdoa, jangan sibuk dengan permintaan kita namun kita melupakan DIA, jangan sampai mencari Dia ketika banyak permintaan yang hampir kadaluarsa. tetapi berdoalah karena kamu merasa DIA adalah kebutuhan.

Kamis, 25 Februari 2016

Tuhan menjawab Doaku (Part 3)- FINISH


akhirnya ini bagian ending yang aku akan selesaikan...

pas masuk ke salah satu Badan Usaha Milik Negara ini saya sempat dapat mimpi kalau saya itu naik burung merpati gede banget dan saya terbang tinggi, saya mengamini bahwa ada sesuatu yang besar sedang terjadi dalam hidup saya.

kalau kata orang arti mimpi saya bagus, kalau saya mengaminkan bahwa semua yang Tuhan buat dalam hidup saya adalah BAGUS.

setaip tahap ujian yang saya kerjakan dalam proses tes ini sungguh diluar dari perkiraan saya, Tuhan memberikan dari yang saya perkirakan, saat saya down dan mulai mengasihani diri saya sendiri, Tuhan selalu menguatkan saya, Dia sangat baik sekali...

apalagi pas tes kesehatan, saya sempat down pas Dokter yang meriksa bilang kalau saya memiliki pasir di ginjal saya karna saya kurang minum, sedih banget saya mulai berfikir kalau saya gak mungkin LULUS!

sampai tahap saya menunggu hasil pengumuman, tiba tiba dari kerjaan pertama saya dapat SK dipindahkan ke Kalimantan. what?? saya nangis, saya sedih saya bingung....
jujur saja saya tidak pernah ke pulau itu, saya dipindahkan ke Pulang Pisau di Kalimantan Tengah.
dan dari 20 orang yang dipindahkan hanya 2 orang wanita.... dan itu pertama yang dipindahkan kerja disana...

saya sibuk nyari orang yang bisa nolong saya supaya tidak jadi dipindahkan kesana, hasilnya NIHIL, saya sedih banget...

orangtua saya terutama mama, gak ikhlas kalau saya dipindahkan kesana, tapi mau tidak mau lusa nya saya harus berangkat. di satu sisi hanya pengumuman untuk BUMN itu saja yang bisa menolong saya, sayangnya itu juga belum pengumuman dan sejujurnya saya ragu percaya untuk lulus karna pada saat tes kesehatan ginjal saya tidak bersih...

dan dengan berat hati saya dipindahkan kesana...
saya nangis tiap malam, hahahaha...

karena tidak ada rumah penduduk dekat mess kami tinggali itu, hanya hutan karna kantornya baru dibuka di daerah sana. tapi ditengah kondisi itu saya bersyukur bahwa senior yang kami jumpai sangat baik semuanya.
kalau dilihat dari lingkungan memang kurang nyaman karena kami mandi airnya pun masih bergantung pada air dari bor yang warnanya masih kecoklatan dan banyak jangkrik dan hewan kecil lainnya yang datang kerumah.

dan jadilah tidak berapa lama kemudian saya jatuh demam...
Mama saya di kampung panik dan saya bilang saya tidak betah, dan saya sudah pastikan awal tahun 2016 saya akan resign.

malamnya sambil nangis dan terus berdoa saya bilang sama Tuhan Yesus kalau saya tidak lama kok di kalimantan ini..
malam minggunya tante saya mengunjungi saya, jarak dari rumahnya ketempat saya sekitar tiga jam dan sesuatu terjadi pas pacar saya nelpon dan dia bilang kalau saya tidak lulus karna pengumumannya sudah keluar.

saya mencoba untuk bersyukur walaupun agak berat hati dan beberapa menit kemudian pacar saya menelepon lagi untuk bilang bahwa saya cuma dikerjain oleh dia karna sebenarnya saya lulus. Dia bahagia sekali apalagi saya dan tante saya....

kita teriak- teriak, kita pelukan, kita lompat bersukacita dan tidak terasa airmata mengalir di pipi, bahwa Tuhan kasihan pada saya....

sedih, hampir putus asa, kemudian berpengharapan, mencoba terus dan pantang menyerah adalah lukisan hidup saya dalam mencari pekerjaan. Tuhan gak langsung memberikan apa yang saya inginkan dalam hati, proses saya berbeda dari orang lain..

tapi saya bersyukur karna di proses itu saya merasa Tuhan ada dekat saya terus...

saya tau sekarang bahwa Tuhan sedang menyiapkan hal baik dalam hidup saya...
tapi saya tetap belajar bahwa yang saya cintai harus TUHAN bukan BERKATNYA...

karena sebahagia apapun kita menerima berkat Tuhan itu tidak ada yang sifatnya kekal selain kita menerima DIA sebagai berkat itu sendiri...

saya hanya berhenti disini??

tidak!

saya tidak takut lagi untuk bermimpi yang tinggi karna saya tau kepada siapa saya berpengharapan dan Tuhan yang saya sembah....
saya masih punya banyak deretan mimpi yang saya ingin capai bersama Tuhan tentunya dengan cara yang benar. walaupun zaman sekarang bagi sebagian orang mencari pekerjaan itu gampang karna ada uang atau orang dalam, kamu harus percaya bahwa kamu salah satu yang akan diutusnya untuk mengerjakan kebenaran bahkan dalam susahnya mencari pekerjaan...

saya rindu suatu hari nanti, saya berdiri untuk memimpin bangsa ini..

saya rindu bahwa yang akan mengerjakannya bukan lagi yang lain, saya rindu bahwa Tuhan juga mengutus saya untuk visi besar bagi Indonesia. tapi sekarang saya belajar dari hal yang kecil dulu dan hal yang sangat disepelekan orang. karna saya tau bahwa apapun boleh Tuhan pakai untuk menyatakan Kemulian- Nya.


BL, Lusiana 25 Februari 2016


Minggu, 31 Januari 2016

Tuhan Menjawab Doaku - Part 2



Hello,,

masih serius mau dengerin lanjutan kesaksianku kan?

oke aku lanjutin.....

Jadilah pas aku dapat kerja di perusahaan itu,  aku dapat penempatan di Rembang...

jadilah pada hari itu juga tiba-tiba namaku jadi muncul di keluarga besar jadi "tokoh panutan" terkhusus buat golongan adek2 ku di bawah tingkatku, khususnya papaku, Dia bilang kalau dia sangat salut pada perjuangan kerasku dan idealisku yang dulu sangat ditentangnya habis-habisnya...

aku bilang semua karena "Tuhan Yesus" aku pikir memang bukan hal sulit bagi Dia untuk kasih berkat seperti yang kita mau, tetapi terlebih dahulu Dia mau membentuk hidup kita supaya kita siap akan berkat yang diberikan Dia untuk memberkati lebih banyak orang lagi..

dan satu hal yang aku belajar dalam Proses itu untuk tetap setia dan taat mengikuti jalan Tuhan itu kita harus bayar harga dan itu bikin kita semakin banyak berserah dan mempercayai Dia bahwa yang kita lakukan itu akan berbuah pada waktu Nya...

dulu Papa saya bilang, mana ada zaman sekarang bisa kerja di perusahaan bagus tanpa ada orang "dalam", kalian pasti tau maksudku ttg orang dalam, yaitu orang yang berada di perusahaan itu yang memiliki jabatan bagus yang menarik kita masuk karena rekomendasinya, atau menurut papa saya selain karena orang dalam karena duit alias 'sogokan'. saya tidak peduli dengan kebiasaan zaman sekarang yang masih mau melakukan hal-hal diatas, tapi saya PEDULI akan Firman Tuhan agar saya tetap "BERJALAN LURUS TIDAK MENYIMPANG KE KIRI DAN KE KANAN"

Papa saya nangis lah apalagi mama saya, kok bisa yaa, anaknya yang cuma lulusan di sumatera utara bisa bersaing diantara lulusan sarjana yang lebih lebih hebat langsung dari ibukota?

aku hanya bisa tersenyum dan mengatakan; SEMUA KARENA KEBAIKAN TUHAN YESUS...

saya sempat down kalau mengingat dulu bagaimana ada aja orang-orang yang menertawai perjuangan hidup saya, ' KOK MAU SUSAH-SUSAH YA CARI KERJA? KAN TINGGAL MINTA BAPAKNYA MASUKAN KE DEPARTEMEN PU!'  kebetulan karena merek papa saya kerja memang di PU....kalau PNS pasti tau lah ya singkatannya? PEKERJAAN UMUM...

aku bingung dengar komentar gitu...
saya malah bangga dengan diri saya sendiri, harus mandiri, harus berjuang, tidak seperti anak- anak mereka yang manja yang hanya bisa berharap pada harta kekayaan orangtuanya.....

tapi jujur saja, saya menyadari sesuatu pas saya kerja di Rembang itu, sepertinya saya bekerja hanya untuk pembuktian saja, agar orangtua saya sadar bahwa saya bisa tanpa bergantung kepada mereka...
saya senang karena teman-teman saya banyak dan pacar saya mendukung, hanya saja saya merasa bahwa apa yang saya kerjakan di dalam bukan pekerjaan impian yang saya inginkan...

saya di tempatkan di bagian Pengadaan dan tugasnya membuat kontrak...
kamu jangan liat bahwa bagian pengadaan tempat korup! Puji Tuhan untuk sistemnya sangat aman, orang- orang di dalamnya juga orang-orang jujur, apalagi bos saya, kalau ada supplier yang kirim hadiah pasti beliau menolak dengan keras dan mengembalikan semuanya, saya salut dan saya beruntung karena saya berada di tempat dengan karakter orang yang sevisi dengan saya...

tapi sampai beberapa bulan saya jalani ada yang  mengguncang hati saya....
seperti saya meyakini bahwa pekerjaan ini belum "LADANG SAYA"
saya berdoa dan ada beberapa pertimbangan saya secara pribadi yang membuat saya mencoba pekerjaan yang lain...

pada saat itu saya ikut 2 lowongan BUMN dan keduanya meluluskan saya di bagian administrasi, saya menjadi bimbang harus ikut yang mana, karena mengejar untuk ujian dari Rembang ke Jakarta tidak bisa sekali dua, dan pada saat itu saya berdiskusi dengan MAMA saya dan saya kaget karena dia menyuruh saya ikut tes di perusahaan asuransi yang saya ceritakan di PART 1 kemarin dan kalian tau  saya pernah gagal di wawancara psikologinya.....

"Ma, gak salah?? "

tapi mama saya terus meyakinkan saya kalau Tuhan akan menyertai saya sampai saya selesai dan lulus... hanya karena melihat semangat EMAK nya maka saya berjuang walaupun tidak pede....
diam-diam saya mulai cari hari tenang untuk ikut ujian tanpa sepengetauan satu kantor.....

sayangnya langkah saya sempat akan terhenti karena papa saya melarang;
menurut beliau anaknya ini tidak tau bersyukur, hohoooo karena masih belum puas terus ( alasan sebenarnya karena papa saya ternyata sudah berdiskusi dengan salah satu pensiunan pimpinan di cabang medan bagaimana tentang prospek perusahaan itu dan karena menurut Papa saya bagus saya dilarang, tapi alasan ke anaknya ya kamu tidak tau bersyukur, hehehhe)..

tapi karena semua keluarga apalagi mama bilang gak apa-apa dicoba, jadilah saya mencobanya....

dan pada saat saya ujian mulai dari tahap 1-6 semuanya Tuhan memang yang sangat bekerja dan saya dapat melihat bagaimana Dia menolong saya melewatinya....

(Kalau mau tau liat PART-3)

kalau pengen melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam hidupmu! Kamu harus yakin bahwa Tuhan itu hidup dan Tuhan itu melihat apapun yang kamu kerjakan dan semuanya akan Indah pada waktuNya Tuhan, karena JanjiNya selalu tepat waktu....

Bersambung......