My Journey With Jesus ^^

Daisypath Anniversary tickers

Kamis, 23 Oktober 2014

Diproses untuk menjadi nomor 1!

helooo...
long time no see...
hahaa.....

gimana kabar Indonesia Baru?
tetap berdoa untuk pemimpin bangsa kita...
untuk Bapak Jokowi dan seluruh perangkatnya....

ngomong2 soal bangsa dan negara......
mungkin secara pribadi aku rindu sekali kalau negara ini tidak lagi menekan yang namanya kaum minoritas...
tetap memandang semua orang sama di muka hukum...
ya, selain itu kebebasan beragama semakin dilindungi, para penegak hukum semakin sadar tentang kewajibannya dan yang pastinya untuk golongan menengah kebawah diperhatikan dan dilindungi hak mereka...


semoga Bapak Jokowi bisa peka akan kebutuhan ini...
itu aja sih kalau doaku secara pribadi...
tetap juga beliau dilindungi selalu dan diberikan hikmat untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya yang pastinya tidak mudah.
jadi guys, beliau butuh doa2 kita, perhatian kita, kerjasama dengan kita...
jangan apa2 kita lebih suka mengeluhkan kekurangannya padahal belum mengerjakan bagian kita....

satu hal pada saat pelantikan beliau..
kebetulan dari pagi sampai malam aku ngikutin berita di TV dan media sosial...
dari keluarga sampai orang terdekat dan yang mengenalnya...
selalu menyebutkan kalau beliau itu orang yang JUJUR dan SUKA MEMBANTU sejak dari kecil...
dan itu proses yang membantu beliau sampai menjabat jadi Orang no. 1 di Indonesia.
smoga sampai akhir nanti beliau tetap memiliki karakter yang bagus itu untuk memimpin bangsa ini.

aku jadi teringat dengan seorang kakak kelompok kecil sahabatku..
kakak itu tahun lalu  lulus di Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK setelah beberapa kali teguh mencoba keberuntungan menjadi PNS.
dan karna kami pernah satu koordinasi tahun 2010.
Tuhan mengajarkan dia untuk masuk dalam bagian keuangan, hitung menghitung.
tau lah kan kalau soal uang ini kan sensitif sekali, kurang sikit banyak mengomel, coba kalau lebih? hahaa....
tapi aku tau kakak itu, gak neko2, jujur dan sangat teliti...
padahal pekerjaan itu di koordinasi dianggap gak terlalu wah, dibanding jadi MC atau Song Leader...
but, di endingnya aku bisa melihat bagaimana pekerjaan yang dianggap gak penting itu menolong pembangunan karakternya di pekerjaan yang baik yang sudah Tuhan tentukan...

kadang sejujurnya, aku juga suka menyepelekan pekerjaan yang sedang kukerjakan...
kadang mengerjakannya dengan asal2an...
kadang karena berfikir, ini pekerjaan gak membawa keuntungan...
ini pekerjaan gak bikin punya duit..
ini pekerjaan ribet dan berat keuntungan sikit..
dan bla..bla...
tapi aku tidak menyadari disitu pun Tuhan sedang bekeja dalamku untuk pembangunan karakter yang lebih bagus lagi....
kita kan gak tau Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk pekerjaan yang lebih baik yang sedang Dia persiapkan..

"Terpujilah Tuhan"

bagaimana dengan Pak Ahok?
terkenal dengan integritasnya yang tinggi dari dulu...
pemberani dan lihat sekarang....
dari kiri dan kanan mencoba menyerbu, beliau santai aja menghadapinya....

ini perenungan buat ku secara pribadi...
bukan tidak mudah Tuhan menempatkan kita di tempat2 penting di Negara ini...
tapi, sudahkah karakter kita matang untung dihasilkan disana?
sudahkah sebelumnya kita siap dibentuk di pekerjaan yang menurut kita gak penting?
sangat menyia2kan waktu? padahal sangat memberkati orang banyak?

bagi Tuhan itu sangat mudah...
tapi Dia gak mau kita menjadi orang2 instan yang begitu mudah mendapatkan sesuatu...
tapi jatuh tanpa berhasil dibentuk sampai akhir...
dan yang namanya dibentuk, mana ada yang enak....
sakit booo......
sakit banget....
pokoknya kita mengalaminya sampai pengen teriak2, sesak karena merasa gak sanggup, gak tahan, dan pengen mencari jalan mudah yang paling2 gampang....
tapi, itu dia, hanya bagi yang setia kemenangan karakter itu diberikan...

tapi kisah Bapak Jokowi itu membuka mata hatiku...
really!

mencoba menikmati setiap proses...
tidak boleh mengeluh untuk setiap tahap kehidupan yang dikerjakan meski kelihatan kecil
dan yang pastinya tetap percaya ada rencana Tuhan atas pembentukannya dalam hidup kita....

kayak kisah Si Daud...
dia itu disuruh untuk menggembalakan domba bapaknya...
kelihatan sederhana, tapi disitulah Tuhan membentuknya...
jadi kuat dan tangguh secara pribadi....
yang kelihatan sederhana padahal dia harus berhadapan dengan singa atau binatang liar untuk melindungi domba2nya...
dan dia bisa mengalahkan si goliat....

semua karena proses bukan sesuatu yang serba instan....
guys, smoga ini bisa sedikit membantu...
membantumu dan aku juga...
bahwa dengan menghargai hal yang kecil..
kita siap diproses untuk hal yang lebih besar...

mau jadi the next Jokowi dan Ahok?
yes!



Minggu, 28 September 2014

Hanya ucapan syukur

Lama tidak bertemu...
Akhirnya bs menulis di blog ini...
Lega rasanya seperti banyak beban lepas setelah menyelesaikan yang namanya tesis.
Pengen cerita bagaimana Tuhan itu hebat menolongku dari awal sampai akhir.
Penuh Airmata, penuh Pengharapan dan Jg Sukacita...
Tapi Tuhan Menolongku Ttp setia...
Meski Ditolak Bertemu Dosen, dicoret Dan Bahkan Dosennya Trs Lari Krn Dikejar Demi Tanda Tangan 😘
Tapi Ttp Puji Tuhan Yesus...

Tetaplah Berharap
Tetaplah Percaya
Janji Tuhan Saja Yg Membuat Kita Ttp Hidup Menjalani Hari-hari...
Semoga Kedepannya Janji Itu tdk
membuatku Lg Cemas Dan Takut..
Karena Meskipun sulit Jalan Yg Kita harus Lalui...
Yesus Ttp Setia Dalam Janji PenyertaanNya....

😍🐸




Kamis, 07 Agustus 2014

Standar agar aku bahagia

Memang kita suka tidak terima rencana Allah....
Apalagi kalau kita melihat smuanya dengan kacamata kita.
Semua persoalan rasanya menyiksa, sesak...
Sampai2 jangankan bisa bernyanyi ucapan syukur lagi, untuk mengingat Tuhan pun rasanya, No.....

Makin lama aku benci sekali dengan namanya menanti....
Menanti semua proses dan menemukan apa yang kuimpikan...
Tapi ketika ternyata hasilnya Nihil.....
Aku langsung cepat sekali nyalahin Tuhan, gak adil!
Tuhan kau dimana?
Seketika aku lupa kalau Dia kan sudah berjanji tidak akan membiarkan kita sendiri dan meninggalkan kita....
Buru2 kita akan bilang Tuhan gak sayang, gak care ama kita kan?

Pas aku suka ngebandingkan diriku dengan adikku, aku suka marah2 dan kesal sendiri, aku lampiskan ke mama aku, kenapa ya ma? Kalau kakak suka minta sesuatu kok suka diulur2? Tunggu prestasi kamu seginilah, nilai ipk seginilah, pokoknya susah banget kayak adek2ku, yang cuma minta menit ini besok udah dibelikan tanpa ada syarat2 khusus.... huhuhuu.....

Tapi sekarang aku ngerti kenapa mama aku buat gitu sama aku, dia mau supaya aku jauh lebih mandiri, jauh lebih kuat, berusaha untuk memperoleh apa yang aku inginkan, berbeda dengan adik2ku karna aku anak PERTAMA aku jadi contoh buat adek2ku, mama gak mau kalau yg jadi teladan itu suka menyerah sebelum mengejar apa yang dia inginkan, dan sekarang aku jadi ngerasa manfaatnya, aku memang jadi tau arti perjuangan dan usaha, tidak mudah.....
Tapi proses itu membentuk kepribadianku sampai sekarang....

Dan aku selalu bertanya kepada Tuhan?
Kenapa aku berbeda dengan anak2Mu yang lain? Mereka gak sibuk untuk melayaniMu, mereka suka hura2, tapi kenapa mereka yang sekarang menempati kedudukan dan posisi bagus diperusahaan yang namanya sudah tinggi? Kenapa bukan aku? Hhuhuhu....
(Kalimat inipun bentuk diri seolah2 kita lebih baik dari orang lain, huhuuu)

Sampai akhirnya Tuhan memang mempertemukanku dengan mereka....
Untung aku gak punya sakit jantung, jadi gak tiba2 sesak mendengar pengalaman mereka, jauh banget dari yang aku bisa pikirkan....

Kamu enak lus, bisa lanjut S2, manfaatin waktu kamu dengan baik, kalau kami sih gaji memang cukup, tapi waktu kami minim buat bisa dengan oranglain dan diri kami sendiri, suka ditekan, dan harus ngejar target, dan itu membuat aku berfikir resign taun depan.....

Kadang yang kita bayangkan oranglain itu lebih bahagia dari kita itu belum tentu, rasanya kita harus tetap bersyukur dalam tiap proses...
Dan aku belum tulus unyuk mendapatkan proses Tuhan....
Seklaipun aku belum melihat dan belum tau Dia membawaku kemana, pasti aku percaya Dia akan membawaku ketempat yang lebih baik dari yang dapat kupikirkan....

mungkin orang belum bisa memandangku sebagai sesuatu yang oke karena aku tidak memiliki kedudukan atau pekerjaan bagus seperti orang lain, atau karena sampai sekarang aku belum punya pacar (hahaa.....so what)?
Dan orang2 suka meledek dan menganggapku kasihan karena mungkin mereka berfikir seharusnya aku sudah bersama laki2 yang baik....

tapi ketika aku mendapatkan itu semua itu juga bukan ukuranku buat bahagia...
aku percaya batu2 besar atau tekanan yang sekarang ada padaku akan membuatku menjadi pribadi yang diinginkan Tuhan lebih lagi.....
Tuhan mau membuat anak2Nya iyu beda...
bukan anak2 manja, anak2 yang putus asa, anak2 yang tanpa harapan....
tapi anak2 yang bisa jadi teladan bagi yang lain, bagi dunia ini, bagi orang sekitar...
dan tekanan itu membuat kita semakin menyadari bahwa ukuran bahagia itu adalah HANYA KETIKA KITA MEMILIKI DAN MERASAKAN TUHAN ADA DALAM HIDUP KITA.
serius, itu benar......

jadi bukan karena apa yang aku pakai, siapa yang bersamaku, apa kedudukanku, bagaimana pendidikanku?...

dan terkadang Tuhan mengizinkan orang2 yang kita sangat cintailah yang menjadi alat untuk memproses kita, dari sana kita jadi semakin belajar banyak hal...
itu tak perlu kau dan  aku takutkan....
pagi pasti selalu terbit, sama seperti janjiNya Tuhan yang selalu dibaharui bagi kita...
tidak akan berdusta dan mati....

aku tidak tau dengan kehidupanmu?
karna kalau boleh jujur, pelayanan kita juga tidak menjadi jaminan kita bisa memiliki dan merasakan Tuhan dalam hidup kita...
hanya sebuah hati sederhana yang mau dibentuk....
sebuah tangan yang mau dibimbing dalam arah yang tidak kita tau kemana akan dibawa...
tapi bersama Yesus segala sesuatu rasanya CUKUP.


Rabu, 25 Juni 2014

Proses menemukan jawaban itu....

Pagi ini pas jam 2 tepat....
Bukan karena galau mamennn ^_^
Terbangun dan langsung berdoaaa....
Sampai sekarang aku blm menemukan jawabannya, atau aku kurang peka ya? Huhuu....

Aku mulai cerita darimana ini? Hihii...
aku pikir dulu, pasti aku gak akan bisa buka hati lagi...
pasti semua cowok sama....
tapi temanku bilang, gak ada namanya smua cowok sama...
yang ada cewek yang salah nanggapin perasaannya sendiri...
maksudnya? *toeng toeng*
Yang benar2 sayang uda ada tapi maunya sama yang gak serius, akhirnyaa muncul kalimat SEMUA LAKI2 SAMA....
(Ya iyalah yang ngomong kan laki2, bela terus, ahaaa....)

tapi kupikir, cuma Tuhan yang tau segala sesuatu...
apalagi urusan yang kayak2 gini, smoga berhikmat...

1.sebut saja namanya si A.
dia anak hukum, dia tinggi, berkacamata, dan suka dengan yang namanya basket ^_^
Dulu zaman2 masih SMP pernah berharap punya pacar dengan beginian :p sekarang kan lebih liat yang lain...

singkat cerita kita teman sejak masa S1, dia mengalami kegagalan cinta, aku juga ^_^ 
Dan dari tutur ternyata kami bisa nikah karena dia itu paribanku (trus, ahhaa :p@$#=÷%^//)
Kita dekat sebagai teman, dan kita punya misi utk saling jodoh2an satu sama lain..
dan pas aku nanya kriteria dia, gila!
tinggi banget booo ^*
Putih, tinggi, cantik, baek dan anak kedokteran, hahaaa....
ya singkat cerita aku jodohin sama temankulah kebetulan anak kedokteran, gak tinggi tapi cantik lah.
dan singkat cerita, terakhir aku yang adalah makcomblangnya yang kena...
huhuhu....
itu teman2ku anak S2 jodohin aku sama diaa...
aku gak mau lah, karena motto ku, smua laki2 anak hukum stambuk ku itu semua sama, satu kata, playboy (trauma amat lus ^_^)
dan waktupun berjalan, asekkk,,,
tiba2 dia bilang hal yang membuat campur hati...
*aku gak mau liat dia trauma terus jadi kalau dia gak mau kalian jodohin sama aku krna aku anak hukum, jodohkanlah ama anak fakultas lain, aku mau liat dia bahagiaa*

terus doi crita kalau bapaknya pengen dia nikah nanti sama anak kedokteran, maklum anak satu2nya laki2 dan terakhir pulak, jadi kayaknya ortunya jg ikut seleksi.
hahaha...
terus aku bilang, bagus lah kan temanku itu anak kedokteran trs dia liat kearahku dan agak kesal dia bilang, itu kan pilihan bapakku lus, bukan pilihanku...
terus temanku nyeletuk, pilihanmu kayak mana *a*? Kayak lusi?
merah pipinya, dia diam....
hahaa..

setelah nanya ke teman2 pria maksud perkataan begini, jadi makin ribet, soalnya jadi kayak penafsiran gitu, banyak banget kayak pernyataan2 yg membingungkan, jd aku tanya aja ama Tuhan....

*orang ini? Masak orang yang ini Tuhan? Dia itu benar2 memang pengen aku bahagia atau itu cuma alasan klise doang? Tapi kan semua laki2 itu sama ya Tuhan, manis2 di awal doang* 

terus kayak suruhan si Abraham yg mencarin jodoh buat si Ishak, selain berdoa aku juga melihat2, nih anak kayak mana ya? Karakternya, hubungannya dgn sesamanya, ada gak ya kepura2an, tulus gak?
dan.... 
yaa ada beberapa info yang masih didalamin tentang doi ^_^
Tapi kayak kata Pendeta Jeffry Rahmat untuk mengenal seseorang komunikasi itu perlu dan you can ask question to him.... bertanyalah!
dan wait, walaupun kayaknya semua manis, cewek harus kudu jaga hati, jangan serahin hati karena omongan yang manis aja...
*ribetttt* garuk2 tembok....

singkat ceritanya lagi, yang aku liat dia anaknya sederhana, aku suka yang penampilannya sederhana, asal rapi dan bersih, wangi juga trs yang gak banyak ngomong,,,,
terus yang terpenting, dia gak deketin aku kayak banyakan laki2 sekarang, begitu tau aku anak pelayanan, meeka tiba2 banyak yg sok rohani, gak...
hahaaa.... dan dia gak malu nunjukkin siapa dia, gak tiba2 deketin asal bawa nama Tuhan dan yang terpenting gak deketin dgn gombal gambil...
yeahhh ^^
Bbm hanya seperlunya dan karena dia tau aku trauma, dia tau menempatkan dirinya.
tapi yah itu lagi tadi, kata abang Joshua Harris aku harus memandang Dia sbagai saudara dlm Kristus, bukan tiba2 jd merasa, nih orang calon kandidat pasangan yg potensial bagiku.... wkwkwkk...
setujuuuu^^

2.teman smp ku yg udah 7 tahun dulu pernah kusuka...
kalau simplenya mmg dia itu cinta pertama dan cinta monyet yg slalu disimpan dlm hati.
nih, cerita juga dijodoh2in...
dia di jakarta, aku di medan...
dan pas aku tau dia invite aku di media sosial, aku uda yakin itu bantuan kerjaan teman2ku...
benar aja dicomblangin, huhuhuu....
nih anak sebut aja si *p*
Dari dulu yang ku tau dia pemalu, baik sama smua cewek kecuali samaku, soalnya dia itu suka judes gt, terus sok2 kesal kalau tiba2 kami ketemu satu tim wktu SMP dulu...
kalau yg ini, aku tau dari dulu anaknya baik, satu kelas laki2nya dihukum gara2 ketahuan nonton video porno, cuma dia yg gak ikut....
dan basic pelayanan sama anak2 sama mahasiswa...
dia kerja di salah satu bank di jakarta dan dia itu kalau yg kutangkap pas kita sering chat, ramah dan punya mimpi besar...
dia pengen jd manajer dari dulu, dan aku sih ngerasa aku kayak bintang ama bumi kalau dijodohin sama diaaa...
matanya sipit, tinggi lumayan dan cakep kayak pemain film2 korea...
dan dari smp aku cuma bs suka diam2 krna mmg aku minder aku ngerasa gak pantas ama diaaa....
sekarang, karena aku tau siapa yg mengasihi aku yaitu Yesus, aku gak melihat itu lagi... ahaahaha...
aku harus lbh bangga karena yg mengasihi aku itu pria paling tampan dan perhatian di seluruh jagad raya dan surga....
Yesus Kristus...

jadi intinya biar bersahabat dulu dan mengenal karakter masing2 dulu, cinta2 itu apa ya? Menurutku itu penting tp bukan yg utama, kita perlu tau jg dgn komitmen, kepercayaan dan kenyamanan serta visi dan misi yg sama utk akhirnya boleh tau jawaban Tuhan nanti...
cinta doang ga bs menjamin apapun tanpa hal
2 mendukung diatas, right?

3. Ini org yg udah bikin aku trauma sama laki2, hahaaa...
pria yg dulu prnah sama2 berdoa dan mencari kehendak Tuhan...
aku mau bersyukur karena dgn izin Tuhan melalui dia aku tau rasanya warna warni kehidupan, aku tau bagaimana kedepannya lbh menghargai pasangan, aku tau bahwa cinta mmg harus memaafkan dan harus tulus dan setia ^_^
2,5 tahun ini aku belajar dari rasa2 yg menyakitkan itu...
aku berdoa biar dia jg dapat orang yg lebih baik dan membantunya utk semakin mengasihi Tuhan...
mungkin tdk semua bs melalui kata2...
tapi dlm doa2ku aku belajar utk mendoakan org yg sudah menyakitiku....
teman dan org yg pernah dekat dgnku...
aku berdoa buat kalian...
meski mungkin tdk seakrab dulu bahkan tdk sedekat dulu...
bahkan harus kuakui, tidak bs melupakan semuanya,,,,
2,5 tahun ini aku berdoa buat kalian....
supaya aku jg bs mengampuni...
tapi aku mmg tdk siap skrg utk berteman lg dlm bentuk media sosial atau apapun...
mungkin nanti, aku pun sdg berdoa utk masa itu...
utk tdk memandang kalian lg dlm kepahitan,,,.


Tuhan.,,,,
Kau mmg baik...
ada yg dtg dan pergi dlm kehidupan dan smua MilikMU..
bahkan proses hidup juga atas seizinMu
trauma, ketakutan, dan pemulihan...
Engkau punya waktu...
tapi yg ku pahami aku bahagia sekarang...
aku belajar lbh realistis.

selain mereka yg menyayangiku, aku punya Engkau....
terima kasih Tuhan..

proses menemukan jawaban ini punya ceritanya sendiri, aku bergantung pada kehendakMu dlm menemukannya :D







Sabtu, 17 Mei 2014

Tuhan, Pegang lagi hatiku!

Tulisan ini, agak2 galau meloow dan mengundang beberapa banyak jawaban yang belum ditemukan..
*apa sih ya?*
wkwwkk.......

seminggu ini, hatiku lagi benar2 galau, tapi gak sampai melihat bintang trus bertanya, "ada apa dengan hatiku?"
tapi aku benar2 sedang ingin menyerahkan hatiku pada Tuhan bahkan semua yang kurasa dan kupikirkan.....

kalau ini tentang seseorang, bisa jadii....
tapi aku bukan ingin menceritakan bagaimana perasaan itu muncul, siapa dia dan,,,,,
bukan!
ini tentang sesuatu yang berbeda.....
dan aku bersyukur pada Tuhan untuk bisa melihat ke belakang, kepada kesalahanku terdahulu dan benar2 menyerahkan hatiku kini pada Tuhan dan bukan kepada seorang LAKI-LAKI.
aku tau, rasanya tidak nyaman dengan perasaan yang tiba2 muncul.....
ada keinginan yang menggebu-gebu untuk menikmati setiap perasaan yang terjadi..
tapi itu dulu.....

aku ingin belajar semakin berhikmat.
mencari Tuhan dan jawabanNya...
aku mau semakin bertumbuh dalam pengenalanku akan Tuhan.
di proses dalam ketidakpastian seperti ini dan aku hanya bisa berdoa dan meminta Tuhan menunjukkan kebenaran yang kucari selama ini,
benarkan dia orang yang Tuhan kehendaki? yang membuatku semakin mencintai Tuhan secara lebih luas?
aku masih perlu meyakinkan diriku.
karena tidak semudah yang kupikirkan.
menyerahkan hatiku lagi pada orang yang bahkan tidak bisa menjaganya secara bertanggungjawab.
kemudian menghancurkannya, meremukkannya dan membuangnya ke tempat sampah.
jadi bukan komunikasi yang semakin lebih lancar kepada orang tersebut, tetapi justru komunikasi yang lebih lancar kepada Tuhan untuk menemukan setiap jawabanNya.....

dan sekarang,
aku harus melepaskan rasa keterikatan atas perasaan yang muncul.
dan membiarkan Tuhan yang bekerja lebih banyak, dan bukan aku.
sebab Pena itu sudah kuserahkan padaNya.
sehingga apabila kelak Tuhan pun menjawabnya lagi dengan kata "Tidak" aku harus siap, dan hatiku tidak perlu  hancur seperti dulu....

tetapi aku harus mempercayai Tuhan untuk memimpin hatiku, jauh lebih mencintai Dia daripada laki2 tersebut...

 firman TUHAN: "Hal-hal yang terjadi di masa yang lampau telah Kuberitahukan dari sejak dahulu, Aku telah mengucapkannya dan telah mengabarkannya. Kemudian dengan sekonyong-konyong Aku melaksanakannya juga dan semuanya itu sudah menjadi kenyataan (Yesaya 48:3)

aku harus tau, bahwa apapun yang Tuhan mau dalam hidupku itu juga untuk kebaikanku. Dia pribadi yang mengenalku lebih dari siapapun, Dia pribadi yang tau bagaimana pengalaman-pengalaman patah hati itu membuatku merasa tertolak dan sakit serta pedih hati. Dia yang tau bagaimana menyembuhkannya langsung ketempat yang tak bisa ku jangkau bahkan dengan perjalanan waktu sekalipun. Tuhan tau......

bahkan mungkin Dia tau kalau tentang hal terjadi  di masa lampau, dimana dia mencoba menolongku melihat dengan objektif untuk menilai perasaanku dan aku menolaknya karena aku pernah terlalu mencintai seseorang laki2, tapi ternyata aku memang tidak bahagia dengan pilihanku dan Dia benar. dan sekarang, aku benar2 Tau dia pribadi yang bahkan tau kehidupanku yang akan datang dan Dia slalu bertindak untuk kebaikanku, aku hanya perlu mendengarkanNya dan berbicara pada -Nya....

tidak tau bagaimana-
tapi perasaan ini membuatku semakin mempercayai Dia Tuhan yang baik.
yang tidak akan pernah salah untuk memberikan anak-anakNya yang terbaik sesuai kebutuhan mereka.
Allah yang mengasihi kita.
mengasihi hati setiap kita yang mempercayaiNya dan bukan manusia.
maka Tuhan, aku belajar untuk membuka hatiku-
bukan kepada seorang pria.....
tetapi rencana barumu untuk hidupku-
ketika kau mempertemukanku dengan seseorang-
ajar aku melepaskan pria itu juga dalam tanganMu-
sekali lagi-
aku akan belajar untuk mengetahui kehendakMu-
Jaga hatiku, Tuhan!



Minggu, 11 Mei 2014

Mengucap Syukur Senantiasa.....

Mungkin kita pernah mendengar ungkapan ini;

semakin anda tidak tau bersyukur, semakin anda akan mengalami banyak kehilangan

well, itu benar.....
sering sekali kita dengan mudah mengatakan, ayo bersyukur!
ternyata, tidak segampang yang kita ungkapkan ketika kita langsung praktik dalam ujian kehidupan ini.

hari ini, aku chat via media sosial dengan teman yang jauh disana, setelah berbasa-basi dan ber wkwkwk.....(ketawa ketiwi maksudnya). 
kemudian sampai di pertanyaaan begini;
x : Lus, uda punya pacar belum?
aku : Puji Tuhan belum...
x : kok puji Tuhan sih? kan belum punya pacar.....
aku : ^_^

trus ditanya dia lagi.

x: sekarang kerja dimana?
aku : Puji Tuhan juga belum bekerja, masih kuliah lagi.
x : kenapa sih hobi gitu Puji Tuhan melulu? kan belum kerja...
aku : trus menurutmu kapan lebih tepatnya aku bilang Puji Tuhan?
         pas udah dapat jodoh? pas udah kerja? (sabarr)
x : iya lus, aku salah.........hehee..

sebenarnya pas aku balas chatnya itu, bersyukur itu gak segampang yang aku bayangkan.....
trus aku merenung lagi, ini otakku beres gak ya? mengucap syukur saat kondisiku belum seperti yang kuharapkan atau orang lain inginkan?

( dialog diatas hanya berupa contoh yang terjadi, mohon jangan ditafsirkan secara mendalam, hehee)

tapi aku belajar, bahwa bukankah lebih baik mengucap syukur daripada mencari kesalahan-kesalahan lain untuk lebih menyalahkan kondisiku?
misalnya.....

x: Lusi udah punya pacar belum?
aku : belum, masih trauma nih (mengasihani diri)

atau

x: Lusi, udah kerja dimana?
aku : belum kerja nih, apa kayaknya aku orang yang ditakdirkan untuk gagal ya?

hahaaa.......
aku gak bisa membayangkan kalau aku akan membuat kalimat2 bodoh seperti itu untuk tidak melihat bagaimana BAIKNYA HIDUPKU karena TUHAN MEMELIHARA-NYA, TUHAN MENJANJIKANNYA, TUHAN MASIH BEKERJA.....
dan aku harus bersyukur bahwa ketika aku masih MEMPERCAYAI ALLAH aku tau tidak ada alasan bagiku untuk tidak mengucap syukur untuk semua hal yang BELUM TERJADI, SEDANG TERJADI DAN AKAN TERJADI.

so, aku akan berhenti galau, dan teriak- teriak dari atas gunung, memamerkan betapa sedihnya hidupku pada orang2, kemudian memperlihatkan betapa bersalahnya seseorang, dan sekelumit penyakit yang terjadi  karna aku tidak tau diri kalau aku tidak bersyukur! karna konsekuensinya kalau aku tidak tau bersyukur, aku tidak tau HAL BERHARGA APA YANG SUDAH KUMILIKI dan aku akan kehilangannya satu persatu......

 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."  (1 Tesalonika 5:18). 

dan beberapa minggu ini aku sedang mempraktikan imanku ketika aku harus tetap mengucap syukur bagi kebaikan ALLAH dalam hidupku sekalipun hal yang tidak kuinginkan terjadi.
Tahun lalu, aku mencoba salah satu instansi pemerintah, aku suka dan punya misi dari dulu bekerja disana, Puji Tuhan akhirnya tahun 2013 buka dan untuk anak hukum ada 4 kursi dari sumatera utara.
aku pikir, pasti ini jalan Tuhan aku akan bekerja disana.......
aku belajar dan aku belajar, secara serius........
aku ingin lulus...
aku lulus sampai di tahap kedua sebelum satu lagi tahap terakhir, dan pada tahap terakhir Tuhan bilang NO! Dia bilang itu sekali lagi! Lusi, No!
itu kejadiannya tepat pada tanggal 24 desember 2013, dan pas mamaku nanya gimana pengumumannya aku bilang belum keluar (aku takut mengecewakannya padahal aku sudah mengecewakan beliau), aku berlari dalam kamar, aku menangis...
aku mulai membandingkan diriku dengan orang lain, aku mulai berfikiran Tuhan tidak baik, Tuhan tidak sayang padaku, Tuhan tidak peduli betapa aku suka bekerja disitu. padahal misiku juga untuk memuliakan Dia, mengapa Tuhan jeritku......mengapa?
trus aku baca deh, 1 TESALONIKA 5:18.....
kenapa sulit bagiku untuk tetap bersyukur pada Allah saat keadaan sulit? dibanding ketika segala sesuatu mudah dan aku dengan hati riang2 bersyukur pada Allah?
padahal jelas2 Dia mengatakan aku harus mengucap syukur dalam SEGALA HAL.

aku ingat, hehee....
aku tutup alkitab dan aku berdoa dan aku bilang, terima kasih bahkan ketika boleh ikut ujian di instansi pemerintah yang kusuka, yang didalamnya aku rindu untuk bermisi untuk Tuhan, tapi aku tau bahwa Tuhan Engkau lebih menyukai ucapan syukurku SAAT INI, dengan kondisi hatiku yang begini patahnya karena impianku belum tercapai.....
bukan saat nanti, bukan seandainya aku memang lulus........
terima kasih Tuhan ajari aku mengucap syukur lebih lagi.....

trus aku dapat keberanian bilang sama mama ku, kalau aku belum bisa membahagiakan dia, menyenangkan hatinya, awalnya memang beliau menangis dan seperi tidak bisa berlapang dada, lucunya malah harusnya aku yang begitu sangat terluka karena impianku yang patah, aku malah yang menguatkan beliau, menghibur beliau untuk semakin mempercayai ALLAH. dan yang lebih bikin aku bahagia, aku melakukannya, aku tau bahwa Allah sedang mengajariku untuk bersyukur lebih lagi, bahkan bukan hanya aku tetapi juga mama ku, papaku dan kami sekeluarga, dan sampai sekarang tak putusnya aku tetap mempercayai bahwa yang terjadi saat ini hanya batu kecil yang tidak sebanding dengan kebaikan yang selalu Dia perlihatkan bagiku, iya......JANJI ALLAH....
aku tidak perlu kecewa, sebab Ketika aku berani untuk bersyukur atas semua kebaikanNya disaat tersulit sekalipun, aku telah berhasil menyingkirkan kegagalanku untuk menjadi orang2 yang tidak berpengharapan.

ALLAHKU SETIA-
AKU TAU BAHWA DIA SELALU BISA KUPERCAYA-

sekarang, pelajaran ini meringankan hati dan jiwaku.......
Allah mengkhendakiNya, Dia mau aku untuk tetap bersyukur dalam segala hal....
semua baik, semua indah, semua luar biasa untuk kemuliaan Dia bukan untukku.
aku lebih tidak mau mengambil risiko, untuk kehilangan semua hal yang baik yang kumiliki karena betapa susahnya hati dan mulutku untuk berterima kasih pada ALLAH untuk hal yang belum kumiliki.

dan sekarang,
aku tau bahwa saat aku mengucap syukur bahkan dalam kondisi tersulit sekalipun, aku sedang lulus ujian untuk hubungan kami dengan ALLAH yang harus semakin dalam.....
aku harus mengasihiNya bukan karena apa yang Dia berikan untukku.
bukan karena semua doaku dijawab olehNya....
aku belajar mengasihi Pribadi itu......
yang tidak hanya mengizinkan hal yang baik terjadi dalam hidup kita tetapi juga hal yang tidak berkenan menurut kita, untuk tujuan memuliakan nama-Nya saja......

tak terhitung, dan sekalipun terasa membosankan kedengarannya-
aku mempercayai semua di bawah kakiNya.....
dan mengizinkan Dia memeriksa hati dan motivasiku dengan beberapa perkara-
untuk membiarkan hati dan mulutku selalu berkata.
DIA BAIK, YESUS BAIK :))

Selasa, 06 Mei 2014

7 Mei 2014

Bapa yang baik setelah 2 bulan berjuang aku akan masuk dalam medan pertempuran besok....
Aku takut, takut sekali kalau tidak bisa memberikan yang terbaik bagiMu...
Aku pikir dengan begitu banyaknya orang yang mengasihi dan mendukungku....
Aku lebih memerlukanMu...
Rasanyaaa ini akan jadi perjalanan yang menegangkan...
Tapi aku mau berada dibelakangMu....
Aku tau aku tidak pernah melawan ketakutanku sendiri...
Aku bersama2 denganMu...
Dengan banyaknya mata yang akan melihat hasilku....
Bapa, mudahkan, lancarkan,....
Biarlah tetap Engkau yang dipermuliakan....
Hancurkan ketakutan dan keraguanku..
Aku punya Engkau yang hebat dan besar...
Aku pasti bisa Tuhan...
Aku bisa bersama2 denganMu...

Kau kekuatanku terbesar, penyemangat hidupku dan Pahlawanku yang hebat...

7 Mei 2014.