My Journey With Jesus ^^

Daisypath Anniversary tickers

Minggu, 18 Agustus 2013

Ketika harus memilih Komitmen ^_^

Hari ini saya mau cerita sesuatu yang lucu yang bikin saya ngerasa Tuhan sedang menegur, dan menolong serta mengingatkan saya dan kejadian ini benar-benar, wuihhhh gak bisa saya lupakan.


kejadiannya sebulan lalu,
tiba-tiba lagi enak liburan dirumah (enak liburan karena mama servis abis soal makanan :p), harus balik ke medan karena sesuatu hal, antara pengen atau gak, tapi memang harus balik......padahal sudah mikir liburan buat gendutin badan bakal berjalan mulus.
jam 9 pagi langsung beli tiket di loket INTRA PATAS dan sedang asik nunggu bus tujuan medan, nih mata gak berhenti berkedip, seseorang bikin aku gak berkedip selama 10 detik.hahaa............

Muda, tampan, pake lensa tipis dan rapi banget, persis secara style nya tipe saya sekali dan saya terhipnotis.
ada gitu yang sama persis dengan tokoh yang saya bayangkan selama ini?
saya gak mikir saya jatuh cinta saat itu juga saya cuma mikir kagum, dan asli saya kayak anak ABG yang senyam senyum sendiri, untung dia gak liat.


detik itu juga saya gak mikir saya punya komitmen menunggu ama Tuhan, saya gak jaga hati saya.
kemudian bus datang, coba tebak apa yang terjadi?

kita sebangku!
Blek **
apa gak makin bikin saya jadi cenat cenut?
hahaaa.......
pura-pura gak peduli padahal asli hati saya uda pengen melompat, saya ambil buku dari dalam tas (hanya coba mengendalikan situasi) saya gak konsen juga saya dengerin musik dari HP, tiba-tiba tangannya terulur depan saya dan dia bilang; Bisa kenalan?

kayak durian runtuh sambil dia tersenyum ramah itu benar-benar makin buat saya kikuk saya bilang dalam hati; Ya ampun Tuhan cakep banget ** .......hahaaaa.
ya singkat cerita kita kenalan nama siapa, tinggal dimana, kuliah dimana, sampai ke pembicaraan yang saya gak nyangka tapi bikin saya benar-benar kayak uda naik balon udara dan jatuh, pas dia bilang begini.

aku tamatan SMA BUDI MULIA 2009. Dia menatapku senang, APPPPAAAA??
dan itu berarti Pria disampingku ini benar-benar ADEEEKKK JUNIIOOORRR ku..........
saya gak tau tapi mendadak saya gak berbinar-binar lagi seperti pembicaraan di awal, saya tipe senior yang mengasihi adek juniornya, itu artinya saya menutup jalan untuk membuka kesempatan apapun, dia adik junior saya! cukup.......

dan tetap kami melanjutkan pembicaraan saya juga baru tau dia adek dari teman seangkatan saya di SMA.
hahaa :D
tapi saya beruntung Tuhan ingatkan lagi lewat kejadian itu, saya tidak boleh mendahului apapun termasuk kesepakatan yang saya buat, walaupun saya cuma menganggumi tetapi tetap saya hampir LOST untuk kasih kesempatan buat hati saya mencari tanpa menantikan TUHAN.
Oke, Dia bisa saja tipe saya tapi kalau itu artinya saya melanggar komitmen, bagaimana?
hampir saja saya gagal, ya! janji saya sampai bulan 11 dan itu artinya saya tidak boleh memberikan hati saya selama setahun pada pria dan saya harus menantikan DIA.
malamnya saya minta ampun dan akhirnya bisa ngalamin damai sejahtera lagi, kelihatan sepele, tapi saya belajar bahwa untuk taat pada komitmen itu tidak gampang, saya saja tidak suka kalau orang lain mengkhianati komitmennya pada saya apalagi TUHAN.

saya juga jadi belajar melihat banyak hal bukan dari segi KEINGINAN.
Keinginan akan banyak melibatkan hal-hal yang bersifat kedagingan dan itu tidak benar!
kedagingan untuk memuasakan sesuatu hal menjadi milik kita dan karena hawa nafsu.
tidak benar saya begitu cepat merespon sesuatu karena sesuai dengan keinginan saya, kalau akhirnya itu melukai hatinya TUHAN.


bisa saja saya gunakan kesempatan itu untuk mengenal pria yang saya kagumi lebih jauh, tapi saya beruntung ada Roh yang membantu saya untuk memperbaiki motivasi saya.
saya tau bahwa akan susah untuk benar-benar menanti........
untuk benar-benar taat.......
untuk terus berdoa tapi tidak ada jawaban......
tapi Tuhan terus melihat dan melatih iman saya yang masih lemah ini untuk terus bergantung padaNya;
dan pada saat cerita ini saya ceritakan pada seorang sahabat yang juga seorang kakak pembimbing rohani dia itu senang, tertawa dan tiba-tiba dia berkata;

Lusi, tidak kah kau percaya Dia akan memberikan yang terbaik?

saya percaya!

terus mengapa kau tidak bertahan pada komitmenmu?

saya menggunakan standar terbaik menurut standar saya. saya menangis dalam hati.

menurutmu apakah Tuhan marah padaku? tanyaku lagi.

Tidak, Dia mengasihiMu, Dia mau mengajarkanmu untuk menanti sebuah nilai dari jawaban yang telah dia ujikan kepadamu.

lalu kapan saya bisa melihat nilai itu?*iman mulai bertanya.

saat Tuhan tau itu akan jadi kejutan manis buatmu dan berhentilah bertanya!

akhirnya aku bisa ketawa lagi, tersenyum lagi dan meneruskan komitmen ini lagi.
Haaa Tuhan, kupikir aku begitu kuat menghadapi semua!
maafkan aku.....

ya begitulah ceritanya guys
rencana Tuhan memang tidak akan gagal.
kalau dari awal kita sudah memilih untuk berkomitmen dan dengan segala kerendahan hati kalau kita mau diajar Dia tetap akan kembali membawa ketempat yang tepat.


Lusi, maukah kau menantikan jawabanku? sesuai waktuku bukan waktumu?
ya Tuhan! aku mau.......

^_^


Tidak ada komentar:

Posting Komentar