My Journey With Jesus ^^

Daisypath Anniversary tickers

Senin, 15 Februari 2021

Corona Virus

 di bulan ke-2 Tahun 2021 ini banyak yang sudah terjadi bukan?

kehidupan, pekerjaan dan juga hubungan kita juga sama halnya. 

tapi, di tahun 2021 ini virus corona ini masih muncul dan belum hilang juga. dan kita masih menggunakan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak) untuk mengikuti anjuran yang ada. salah satu orang yang kucintai yaitu "Tulang" atau Pamanku meninggal karena virus ini.Dari yang ku tahu beliau adalah orang yang selalu menerapkan 3M dan sangat menjaga kesehatan.

bayangkan yang begitu saja bisa tertular? bagaimana ada orang-orang yang begitu  bangga mengatakan bahwa Virus Corona itu hanya HOAX? kemudian tidak mau tau untuk menerapkan anjuran protokol kesehatan.

hari berlalu dan setiap malam mungkin kita juga mendoakan agar negeri ini pulih dari virus ini. tetapi, mungkin ada beberapa kita yang mungkin sudah lelah menanti kepergiaan corona ini yang membuat beberapa dari kita terpisah dari orang yang kita cintai.

lalu muncul pertanyaan:

apakah Tuhan sayang? tapi kenapa virus ini masih ada? kenapa banyak yang harus meninggal karenanya?

Sejak Tulangku meninggal kepedihan yang ditinggalkan adalah kami sama sekali tidak dapat melihat wajahnya untuk terakhir kali. kami tidak bisa melaksanakan acara dukanya seperti pada umumnya dan rasanya hanya bisa membayangkan bahwa Beliau sedang tersenyum manis bersama Tuhan disurga.

itu saja yang bisa kami imani beserta kami percaya segala sesuatu terjadi dengan maksud kebaikan Tuhan, Tuhan mengizinkan.

disisi lain beberapa anggota keluarga mulai mengalami ketakutan yang berlebihan akibat peristiwa ini. sebelum tulangku meninggal ada 2 anggota keluarga jauh lainnya yang juga meninggal akibat virus ini.

malam-malam kami berdoa bersama dengan suami untuk kesembuhan tulang yang dirawat di ruang ICU dan malam sebelum beliau meninggalkan kami selamanya aku berdoa untuk pertama kali dengan airmata yang tiba-tiba tertumpah. aku juga tidak tau, mengapa malam itu seolah-olah airmataku menjadi pertanda kepergian beliau untuk selamanya.

kalau kalian membaca ini dan mengganggap bahwa Virus corona itu hanya isapan jempol belaka atau hoax yang dibuat untuk menguntungkan pihak tertentu. kalian salah. Virus itu nyata dan bisa terkena oleh siapapun. jangan anggap sepele, kalau pemerintah sudah menganjurkan 3M semata-mata untuk kebaikan kita semua. Please, kita harus lebih peduli dengan sekitar kita yang kita mulai dengan menjaganya dari kita sendiri.


                                                                                                                with love,


                                                                                                                  Lusiana


Minggu, 06 September 2020

Akhirnya, aku menikah....

 halooooo...sudah agak lama tidak lagi menulis disini...

jadi kan aku mau cerita banyak hal tentang hidupku akhir-akhir ini tetapi, karena tidak bisa semuanya aku coba ceritakan beberapa hal aja ya..

setelah bertanya-tanya tentang jodohku selama ini dari Tuhan, akhirnya aku menikah dengan seseorang di tahun 2019 kemarin tepat di tanggal 1 November 2019. tentu saja dia bukan orang yang baru aku kenal, tetapi seseorang yang sudah ku kenal dari tahun 2011 karena kami satu Universitas dan kami sudah berpacaran selama 4,5 tahun.

bagaimana rasanya setelah menikah??

beragam dan manis, hahahaa... 

Setelah kami menikah dan tinggal sebulan, suamiku harus kembali lagi ke medan untuk melanjutkan pendidikan S2 nya dan aku di lampung. agak sulit menjalani masa LDR seperti ini. kabar baiknya beberapa bulan lagi kalau Tuhan mengizinkan aku pun akan kembali ke kampung halamanku di Medan.

yang berbeda ketika menikah dan aku bersyukur aku punya teman doa yang paling ngerti banget tentang aku. walaupun waktu kami pacaran dia juga tema doaku tetapi sekarang kami bisa menggumulkan banyak hal bersama-sama, berdoa tentang banyak hal dan aku banyak sekali diajari Tuhan untuk menjadi penolong bagi suamiku meskipun, aku masih banyak belajarnya.

tidak banyak yang berbeda karena aku sudah mengenalnya lama. tapi tidak kusangka aku banyak bersyukurnya ternyata aku dikasih Tuhan suami yang sangat baik padaku, mungkin setelah melalui proses yang sekali lagi tidak mudah. kami belajar untuk menghargai hubungan kami dengan baik dan masih terus belajar untuk selalu mengasihi satu sama lain. 

aku masih ingat ketika doa-doaku tentang pasangan hidup, jatuh cinta dan patah hati.

aku ingat ketika aku bilang sama Tuhan bahwa aku akan memiliki suami yang nantinya adalah pacar pertamaku, ternyata dikabulkan Tuhan.

aku ingat ketika menyelipkan doa-doa itu dalam setiap penantian yang lama. terjebak dalam mengasihani diri mengapa teman-temanku punya pacar aku belum? kenapa aku tidak bisa mudah membuka perasaanku pada orang dan susah move on kalau uda suka, kenapa waktu suka sama seeseorang tetapi malah bertepuk sebelah tangan?

pertanyaaan mengapa itu seperti bab didalam skripsi yang tidak kunjung selesai...

tetapi, kalau melihat ke belakang aku bisa tersenyum bahagia bahwa cerita cinta yang Tuhan tulis dalam hidup kita menarik dan unik. 

aku sempat takut juga menjelang pernikahanku saat itu dipenuhi kekhawatiran hingga berat badanku berkurang. karena aku takut dengan cerita pernikahan beberapa orang yang dekat denganku yang mungkin tidak bahagia dan terdengar menyedihkan. aku takut sekali hingga ku putuskan menyerah dengan semua pikiranku dan membiarkan Tuhan untuk mengambil semua ketakutanku dan aku berjalan ke depan. berserah dan ikhlas terhadap apapun yang di depan karena aku tau Tuhan menyertaiku. 

dan disaat ikhlas dan berserah Tuhan memantapkan hatiku dan memulai perjalanan pernikahanku yang masih baru ini. dan ternyata jauh banget dari semua ketakutan dan kekhawatiranku. hingga saat ini aku bisa melihat bagaimana baiknya Tuhan. 

aku dan suamiku adalah dua orang yang berbeda yang punya sifat dasar hampir sama, kami suka cerita dan saling mendengarkan satu sama lain, kami suka saling memperhatikan dan juga kami lebih suka dirumah sepanjang hari daripada keluar kecuali ada yang penting. kami suka makan, kami tidak peduli dengan bentuk badan kami yang semakin hari semakin membesar.

ya walaupun kami juga terkadang berbeda karena aku termasuk orang yang suka dengan perencanaan. tetapi suamiku orang yang hidup dengan seperti air yang mengalir. aku orangnya suka buru-buru tetapi dia santai dan penuh perhitungan. begitulah...

tolong bantu doakan kami berdua ya.

agar kami tetap dalam kasih kristus dan dalam segala kelebihan dan kekurangan kami saling melengkapi dan menyempurnakan. dan rumah tangga kami menjadi berkat dan diberkati, karena kami berdua jauh dari kata sempurna.

Thank You.

 Reward Situmorang & Lusiana.


                                                                                                                                           

 


 

 

Sabtu, 26 Januari 2019

Ramalan

RAMALAN.

Malam ini entah kenapa aku pengen bahas tentang Ramalan ini.
Kalian pernah diramal atau baca ramalan gak?
Dulu aku paling senang baca hal-hal beginian. Apalagi kalo ada majalah trus menyediakan rubrik tentang ramalan, langsung cari tentang Percintaan. Kebetuan aku Pisces jadi aku tau banget dong ya apa aja ramalan yang akan terjadi seminggu itu dari yang tertulis. Sometimes kebetulan terjadi tetapi lebih banyak gaknya. Kalau ramalannya bikin Happy pasti kepikiran terus. Misalnya, Hari ini Doi mulai membuka hatinya padamu. ASliiii... selama jam pelajaran Fisika mata dan hati hanya menatapnya diam-diam dari belakang. menunggu ramalan terjadi. Kira-kira Doi gak sengaja menengok dan mata kita gak sengaja bertemu, udah baper duluan dan merasa ramalan benar dan gak ada habisnya. Itu Ramalan bakalan dibaca terus menerus kayak cerpen yang bersambung. Dan entah kenapa saat ramalan bilang kamu akan jadian dengan pujaan hati dan ternyata gak! Baru gue sadar.... Iam Stupidd!!! Sampai aku baca ramalan zodiaknya juga kira-kira nyambung gak..dan bisa sekalian menebak perasaannya. (ya iya kali ramalan bisa baca perasaan).
aku juga pernah diramal. beberapa kali oleh orang-orang berbeda.
Ada yang gak sengaja betul dan sekali lagi lebih banyak yang salah.

Pernah gak sengaja ceritanya aku dikusuk di rumah sama perempuan yang berusia setengah baya. saat itu sambil kusuk dia cerita-cerita sama mamaku. dan dia bilang. “Bentar lagi ini dapat kerjaan.” Katanya. aku ngekeh sambil tiduran. sama sekali gak ambil pusing lah ya kan..dan enam bulan setelah kejadian itu aku baru sadar, iya benar ya aku dapat kerjaan. Pernah juga diramal punya anak nanti 3 ada yang bilang 5, Pernah diramal bakalan punya pasangan yang super setia. Paling lucu aku punya tante jauh, dan tiba-tiba dia narik telapak tanganku untuk membaca masa depan katanya.. wkwkwkk.. dan dia tiba-tiba aku disalamnya kencang. “Wah kamu dimana aja bakalan jadi orang sukses.” Dan masih banyak yang lainnya..

Oh iya, Pernah juga karena masalah letak tahi lalat aja aku pernah diramal. Katanya; “Kau gak bakal kekurangan makanan yang enak.” Katanya sambil menunjukkan tahi lalat di bibir bawahku. 

Lucu-lucu tapi sebenarnya, Hati-hati dengan ramalan. Itu kayak candu. yang membuat kita pelan-pelan terbiasa menduakan Tuhan. Tidak mempercayai kuasaNya. 

Satu lagi yang lebih buruk. Aku itu sebenarnya punya kelebihan sikit. Tapi kelebihanku itu sebenarnya bikin aku tertekan. Aku sering banget mimpi dan setiap hari aku pasti mimpi. aku bisa melihat banyak hal dalam mimpiku dan sering kali terjadi. Kayak sahabatku yang bakal punya anak laki-laki. Senang ya kadang-kadang bisa ceritain hal yang menyenangkan. Nah yang sulitnya pas mimpiin yang menyedihkan tentang seseorang. Bagaimana menjelaskannya?
Aku gak bilang semua yang ku mimpikan itu benar. Tapi aku sering sekali melihat dan menjalani hal yang belum ku jalani dalam mimpiku sebelum terjadi.
Percaya atau tidak. Sebelum Aku balikan lagi dengan pacarku sekarang. Aku malah mimpiin keluarganya datang kerumah melamar dan dia minta maaf coba. hahaa...beberapa minggu kemudian kejadian. Nah kadang-kadang itu bikin aku suka baca buku tentang ramalan mimpi dan arti mimpi. Pernah juga aku mimpi ada orangtua yang umurnya uda tua sebelum aku kerja di perusahaan ku sekarang bilang di mimpiku, nanti aku bakalan dapat kerja yang sangat bagus.
Sekarang, itu bikin aku capek. hahaha..
apalagi memang pernah suatu malam, pas Aku berdoa dan itu hikmat banget tapi nyesek. Tuhan itu ngasih tau kalau aku itu percaya banget sama ramalan dan itu mendukakan hatiNya. seminggu itu memang aku gelisah karena aku mimpi buruk. dan cari-cari arti mimpinya.
Saat itu aku ambil keputusan untuk meninggalkan Ramalan dan Lain-Lain. Tuhan mau aku taat. apalagi aku baca tentang Abraham. Pesan itu kuat kali. tentang hidup benar di jalan Tuhan. Sekarang, walaupun aku masih setiap hari mimpi dan ingat yang aku mimpikan. aku gak mau peduli lagi cari arti mimpinya. lebih bagus aku doakan sama Tuhan. 

Sama dong ya kalo kita jalin hubungan sama orang tapi orang tersebut gak percayaan. Malah lebih percaya sama kata orang yang lain lagi? sakit ya nyesek... kayak diduakan..

Aku lega- seleganya. Bintang, tahi lalat, Mimpi itu gak punya kuasa selain kuasa Tuhan. Dan aku mengimani bahwa penyertaan Tuhan itu memberikan kuasa damai sejahtera bukan seperti ramalan tadi.
Tuhan sudah kasih petunjuk lewat kitab suci, aku pikir itu lebih berarti dibaca daripada yang aku sebutkan diatas.
Berani mengambil keputusan untuk meninggalkan kepercayaan yang tidak benar tadi. Dan dampaknya ada damai sejahtera dan pemulihan.

Sabtu, 15 September 2018

Start in September

selamat malam di tahun 2018 di bulan 9 dan di tanggal 15.

hai teman-teman lama tidak berjumpa dan banyak perubahan ya?

aku belum berubah kok... hahaa...
masih tetap berdoa untuk teman hidup  (yaelahhhh)

akhir-akhir ini aku mengalami banyak hal yang menyenangkan yang ingin aku bagikan tentang betapa baiknya Tuhan.

1. Tuhan proses aku dengan sangat baik hingga pemulihan untuk pengampunan untuk orang2 dari masa lalu yang sulit bagiku untuk berdamai. dan sekarang semuanya selesai dan aku bersyukur bahwa ada beberapa hal dimana kita harus mengalahkan keegoisan kita dan pembenaran diri di hadapan Tuhan. karena pada dasarnya tidak seorangpun yang layak menganggap dirinya lebih benar.

2.Situasi kerja yang berubah dan diberkati. ketemu dengan orang2 yang jauh dari kupikirkan sama sekali. partner kerja yang bisa jadi teman bahkan jadi saudara. ini hal yang disyukuri bukan? karena tidak semua orang beruntung menemukan partner kerja yang saling memahami.

3. aku bersyukur karena Tuhan kasih aku banyak kesempatan dan sayangnya, aku masih berleha2.. (jangan ditiru), kenapa aku cerita ini karena ternyata kita yang masih harus berjuang untuk mengendalikan keinginan dan harapan2 kita yang masuk dalam keinginan daging agar rencana indahnya digenapi.

4. asli, aku pengen bersyukur pada Tuhan karena Dia mendengarkan doaku.
beberapa minggu lalu aku mengalami sakit banget di daerah perut bagian bawah.
entah apa lah yang terjadi sampai aku mulai berfikir banyak hal buruk terjadi.
aku cuma bisa berbaring dan berdoa. tapi hatiku kecil bilang,
"Jangan takut Lus, kesembuhan ini bakal jadi berkat bagi banyak orang."
besoknya gak langsung sembuh, tetapi..
aku makin dikuatkan akan pengharapan pada Tuhan.
Alkitab gak tergeletak begitu saja.
apa saja yang kubaca, kuimani.
kemudian aku berdoa trus berulang-ulang.
sampai akhirnya beberapa hari kemudian itu sembuh!
padahal aku uda siap2 mau check-up ama dokter.
Baik banget ya Tuhan Yesus itu?

5. sekarang kalau baca alkitab gak cuma dibaca kalau ada ayat yang menguatkan kadang dihapal..
sebenarnya aku paling males melakukannya dari dulu.
tapi serius itu ada efeknya ketika ada ayat2 yang kita hapal.
itu kayak gak cuma meneguhkan kita pada janji Tuhan tapi mengingatkan kita berulang-ulang kalo lupa :p
pokoknya itu gak kayak baca buku yang bakal lupa lah. namanya janji Tuhan ya. kalo bisa diklaim maka pasti diingat terus.
eits salah...
diingat bukan karena mengklaim janji tetapi lebih kepada ayat itu kayak ngomong sesuatu hal sama kita yang gak melulu soal berkat tetapi juga kesempatan2 supaya kita hidup menjadi orang yang Tuhan inginkan.

6. Masih dilema dengan pengaturan bacaan alkitab taun ini karena.
aku ikut grup alkitab yang sedang dalam perjanjian lama sementara proyek pribadiku di perjanjian baru.
cuma tetap mengejar keduanya.
sebisa mungkin,-

7. itu aja dulu ya...
besok mulai aku sharing sesuai ayat alkitab yang aku baca.
"see you"

Selasa, 02 Januari 2018

2018

Halo selamat memasuki tahun yang baru di 2018.
pada banyak yang buat resolusi dong ya?
kalo aku sih belum buat apa-apa sebanyak teman-teman disana.
yang pastinya aku lagi fokus akan revisi tesisku (walaupun sudah wisuda ijzahnya masih disana) dan juga fokus akan buku yang akan aku produksi tahun ini... doakan ya teman-teman...

pengalaman di tahun 2017 lalu banyak suka dan duka...
baiklah aku akan mulai dengan suka dulu ya,
1. Aku banyak punya teman baru disini, baik teman kerja maupun teman yang ketemu di jalan dan jadi akrab gitu.

2. Doa kami terjawab pacarku diterima sebagai mahasiswa notaris di salah satu perguruan tinggi negeri.

3. Akhirnya setelah proses yang panjang dan setelah 1,5 tahun akhirnya jadi pegawai tetap yes....

4. beberapa benda atau barang yang sudah lama diidam-idamkan akhirnya Tuhan kasih cuma-cuma

5.bisa dekat sama calon mertua, ehhh..

6.akhirnya dikunjungi emak sama adik ke kota perantauan ini.

dan dukanya;
1. aku gagal untuk sebuah hal yang kuidam-idamkan, tetapi Tuhan menolong hatiku untuk tidak terlalu ambisi terhadap apa yang kuinginkan melebihi apa yang Dia mau.

2.sering berhadapan dengan orang yang beda karakter, terlalu pelit, mau menang sendiri, suka menyuruh dan benar2 banyak diproses ketika bertemu dengan orang seperti itu.

3.banyak wkatu yang tidak terpakai karena menunggu-nunggu hari esok. hiks....

jadi solusinya buat tahun ini,
aku pengen jadi orang yang lebih disiplin supaya aku bisa menyelesaikan satu buku dan satu tesisku dengan baik untuk tahun ini.

semua pasti mengalami suka dan duka ya?
kehidupan gak slalu baik dan menyenangkan...
tapi tahun ini Tuhan membukakan sesuatu hal agar aku boleh memperbaiki kuantitas dan kualitas doaku yang tidak seperti tahun 2017 kemarin.

bersyukur untuk kasihNya dan bersyukur untuk Rahmat Tuhan Yesus/
Dia selalu Baik.

Senin, 26 Juni 2017

tentang Berdoa

Halo Blogger...

bagaimana harimu?

maaf ya sudah lama gak menulis lagi karena disebabkan beberapa hal dan 1kg kemalasan, hehehe...

bicara tentang doa, semua orang pasti pernah melakukannya kan?
dan tidak sedikit orang akan melakukannya apalagi pas kepepet ^_^
kepepet dengan pergumulan, masalah, mau diberkati dan lain sebagainya.

tapi sejak nonton FILM WAR ROOM.
maaf gue lagi malas mereview itu film tentang apa, tapi sangat bagus lah buat yang  sedang akan menghadapi kehidupan berumah tangga atau sudah berumah tangga.

 tetapi intinya,
saya melihat bahwa BERDOA bukan suatu cara agar saya diberkati, saya dilepaskan dari pergumulan, saya dikabulkan dengan banyak hal.
tetapi BERDOA adalah kebutuhan dimana saya harus berbicara kepada-NYA.

sejak saya merantau, tidak terhitung pulsa yang harus saya keluarkan agar bisa menelpon mama, papa dan adek2 saya. bagi saya tidak mendengar suara mereka satu hari saya rasanya sepi dan kayak ada yang kurang, lama-lama itu menjadi kebutuhan saya. kebutuhan jiwa dimana ketika mendengar mereka dalam kondisi baik saya pun merasa baik dan bahagia. mengapa? karena saya mencintai mereka dan sebaliknya. akhirnya, selain karena hubungan keluarga saya memiliki ikatan yang lebih lagi dan itu disebabkan komunikasi verbal.

selain itu?
saya punya sahabat bernama  WINDA SINAGA,...
dia hanya seorang sahabat tanpa ikatan darah, tapi kami saling merindu setiap minggu sehingga baik dia ataupun saya akan melakukan komunikasi verbal. banyak yang kita bicarakan, baik tentang keluarga, sahabat, pekerjaan maupun soal partner hidup.
dari komunikasi itu tercipta ikatan batin yang membuat kami saling merangkul satu sama lain. dan itu menjadi kebutuhan sebagai sahabat.

saya tidak perlu jelaskan bagaimana ketika kita dengan pacar atau suami atau istri bukan, bahkan setiap hari rasanya tidak afdol jika tidak tercipta sebuah komunikasi. apalagi dengan pacar yang jauh, LDR itu seperti menyiksa dan komunikasi adalah sebagian dari penyembuhnya.

bagaimana dengan Yesus?
siapa Dia?
hampir sebagian besar orang Kristen mengenal DIA.
Juruslamat, Mesias, yang mati 2000 tahun lalu untuk menebus dosa setiap manusia.
bayangkan dari 2000 tahun lalu dan itu masih tercipta komunikasi sampai sekarang.
bagaimana kita bisa tau?
karena sampai saat ini ada banyak orang yang begitu melihat hasil karyannya, mengalami perjumpaan dengan kasihNya dan mengenalkan itu lewat banyak hal. Peristiwa, tulisan, Alkitab sebagai petunjuk dan lain sebagainya.

hanya sayangnya beberapa orang mengerti itu sebagai sejarah.
sebagian lagi hanya mempercayainya tapi tidak begitu yakin akan melakukan komunikasi dengan Nya.
atau sebagaian lagi tidak mengalami Nya, karena Dia tidak menginginkan lebih dari Dia selain berkat-berkatNya.

semakin saya rindu untuk berdoa kadang-kadang Tuhan menginginkan lebih dalam hidup saya, kadang-kadang Dia akan tertawa dengan sederet permintaan yang saya bawa sejak tahun lalu dan belum dikabulkan sampai sekarang. KENAPA DIA TERTAWA? APAKAH DOA SAYA TIDAK MENARIK?
bukan, tetapi Dia melihat bahwa itu terlalu kecil bagiNya untuk mengabulkanNya. Dia mau saya berdoa untuk hal yang lain. kalian tau kemana arah doa itu?
ke jiwa-jiwa yang belum saya kenal, kerinduan untuk berbicara dengan jiwa-jiwa itu dan mendoakannya. kadang bahkan saya lupa dengan permintaan2 saya dalam doa saya. ternyata semakin saya berdoa semakin benar kata Alkitab itu, Dia yang mengajak saya bagaimana caranya berdoa. saya diperlihatkan untuk melihat betapa luasnya arena yang Dia rindukan saya doakan, ketika banyak orang lain hanya berbicara tentang kebutuhan masing-masing dalam doa nya.

Roma 8:26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. 8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

selain itu kita jadi mengerti bahwa berdoa itu adalah komunikasi, dan apabila kita sering melakukannya komunikasi itu akan berubah menjadi kebutuhan dan tercipta ikatan batin yang sangat kuat. sama seperti yang saya jelaskan di awal bahwa ketika itu menjadi kebutuhan seperti ada yang kurang dan saya akan melengkapi itu dengan kembali terhubung dan berbicara verbal sebagaimana mestinya saya lakukan kepada mereka.

kadang-kadang doa menghubungkan kita tidak hanya kepada pencipta, tetapi terhadap orang-orang yang kita doakan. luar biasa kan guys?

sejujurnya list doa saya kalau mengenai jawaban doa masih ada beberapa yang belum tercapai dan hampir kadaluarsa menurut saya. bukan berarti saya tidak peduli lagi tentang itu, atau iman saya ragu. justru ketika saya menempatkan itu dalam doa saya maka saya harus mempercayai ketika Tuhan mengajari saya untuk mendoakan hal besar dan itu terjadi bagaimana mungkin dia melupakan hal yang kecil yang saya doakan bagi diri saya sendiri?

jadi intinya.
jangan sampai kita bergelut dengan masalah kita namun lupa berdoa, jangan sibuk dengan permintaan kita namun kita melupakan DIA, jangan sampai mencari Dia ketika banyak permintaan yang hampir kadaluarsa. tetapi berdoalah karena kamu merasa DIA adalah kebutuhan.

Kamis, 25 Februari 2016

Tuhan menjawab Doaku (Part 3)- FINISH


akhirnya ini bagian ending yang aku akan selesaikan...

pas masuk ke salah satu Badan Usaha Milik Negara ini saya sempat dapat mimpi kalau saya itu naik burung merpati gede banget dan saya terbang tinggi, saya mengamini bahwa ada sesuatu yang besar sedang terjadi dalam hidup saya.

kalau kata orang arti mimpi saya bagus, kalau saya mengaminkan bahwa semua yang Tuhan buat dalam hidup saya adalah BAGUS.

setaip tahap ujian yang saya kerjakan dalam proses tes ini sungguh diluar dari perkiraan saya, Tuhan memberikan dari yang saya perkirakan, saat saya down dan mulai mengasihani diri saya sendiri, Tuhan selalu menguatkan saya, Dia sangat baik sekali...

apalagi pas tes kesehatan, saya sempat down pas Dokter yang meriksa bilang kalau saya memiliki pasir di ginjal saya karna saya kurang minum, sedih banget saya mulai berfikir kalau saya gak mungkin LULUS!

sampai tahap saya menunggu hasil pengumuman, tiba tiba dari kerjaan pertama saya dapat SK dipindahkan ke Kalimantan. what?? saya nangis, saya sedih saya bingung....
jujur saja saya tidak pernah ke pulau itu, saya dipindahkan ke Pulang Pisau di Kalimantan Tengah.
dan dari 20 orang yang dipindahkan hanya 2 orang wanita.... dan itu pertama yang dipindahkan kerja disana...

saya sibuk nyari orang yang bisa nolong saya supaya tidak jadi dipindahkan kesana, hasilnya NIHIL, saya sedih banget...

orangtua saya terutama mama, gak ikhlas kalau saya dipindahkan kesana, tapi mau tidak mau lusa nya saya harus berangkat. di satu sisi hanya pengumuman untuk BUMN itu saja yang bisa menolong saya, sayangnya itu juga belum pengumuman dan sejujurnya saya ragu percaya untuk lulus karna pada saat tes kesehatan ginjal saya tidak bersih...

dan dengan berat hati saya dipindahkan kesana...
saya nangis tiap malam, hahahaha...

karena tidak ada rumah penduduk dekat mess kami tinggali itu, hanya hutan karna kantornya baru dibuka di daerah sana. tapi ditengah kondisi itu saya bersyukur bahwa senior yang kami jumpai sangat baik semuanya.
kalau dilihat dari lingkungan memang kurang nyaman karena kami mandi airnya pun masih bergantung pada air dari bor yang warnanya masih kecoklatan dan banyak jangkrik dan hewan kecil lainnya yang datang kerumah.

dan jadilah tidak berapa lama kemudian saya jatuh demam...
Mama saya di kampung panik dan saya bilang saya tidak betah, dan saya sudah pastikan awal tahun 2016 saya akan resign.

malamnya sambil nangis dan terus berdoa saya bilang sama Tuhan Yesus kalau saya tidak lama kok di kalimantan ini..
malam minggunya tante saya mengunjungi saya, jarak dari rumahnya ketempat saya sekitar tiga jam dan sesuatu terjadi pas pacar saya nelpon dan dia bilang kalau saya tidak lulus karna pengumumannya sudah keluar.

saya mencoba untuk bersyukur walaupun agak berat hati dan beberapa menit kemudian pacar saya menelepon lagi untuk bilang bahwa saya cuma dikerjain oleh dia karna sebenarnya saya lulus. Dia bahagia sekali apalagi saya dan tante saya....

kita teriak- teriak, kita pelukan, kita lompat bersukacita dan tidak terasa airmata mengalir di pipi, bahwa Tuhan kasihan pada saya....

sedih, hampir putus asa, kemudian berpengharapan, mencoba terus dan pantang menyerah adalah lukisan hidup saya dalam mencari pekerjaan. Tuhan gak langsung memberikan apa yang saya inginkan dalam hati, proses saya berbeda dari orang lain..

tapi saya bersyukur karna di proses itu saya merasa Tuhan ada dekat saya terus...

saya tau sekarang bahwa Tuhan sedang menyiapkan hal baik dalam hidup saya...
tapi saya tetap belajar bahwa yang saya cintai harus TUHAN bukan BERKATNYA...

karena sebahagia apapun kita menerima berkat Tuhan itu tidak ada yang sifatnya kekal selain kita menerima DIA sebagai berkat itu sendiri...

saya hanya berhenti disini??

tidak!

saya tidak takut lagi untuk bermimpi yang tinggi karna saya tau kepada siapa saya berpengharapan dan Tuhan yang saya sembah....
saya masih punya banyak deretan mimpi yang saya ingin capai bersama Tuhan tentunya dengan cara yang benar. walaupun zaman sekarang bagi sebagian orang mencari pekerjaan itu gampang karna ada uang atau orang dalam, kamu harus percaya bahwa kamu salah satu yang akan diutusnya untuk mengerjakan kebenaran bahkan dalam susahnya mencari pekerjaan...

saya rindu suatu hari nanti, saya berdiri untuk memimpin bangsa ini..

saya rindu bahwa yang akan mengerjakannya bukan lagi yang lain, saya rindu bahwa Tuhan juga mengutus saya untuk visi besar bagi Indonesia. tapi sekarang saya belajar dari hal yang kecil dulu dan hal yang sangat disepelekan orang. karna saya tau bahwa apapun boleh Tuhan pakai untuk menyatakan Kemulian- Nya.


BL, Lusiana 25 Februari 2016


Minggu, 31 Januari 2016

Tuhan Menjawab Doaku - Part 2



Hello,,

masih serius mau dengerin lanjutan kesaksianku kan?

oke aku lanjutin.....

Jadilah pas aku dapat kerja di perusahaan itu,  aku dapat penempatan di Rembang...

jadilah pada hari itu juga tiba-tiba namaku jadi muncul di keluarga besar jadi "tokoh panutan" terkhusus buat golongan adek2 ku di bawah tingkatku, khususnya papaku, Dia bilang kalau dia sangat salut pada perjuangan kerasku dan idealisku yang dulu sangat ditentangnya habis-habisnya...

aku bilang semua karena "Tuhan Yesus" aku pikir memang bukan hal sulit bagi Dia untuk kasih berkat seperti yang kita mau, tetapi terlebih dahulu Dia mau membentuk hidup kita supaya kita siap akan berkat yang diberikan Dia untuk memberkati lebih banyak orang lagi..

dan satu hal yang aku belajar dalam Proses itu untuk tetap setia dan taat mengikuti jalan Tuhan itu kita harus bayar harga dan itu bikin kita semakin banyak berserah dan mempercayai Dia bahwa yang kita lakukan itu akan berbuah pada waktu Nya...

dulu Papa saya bilang, mana ada zaman sekarang bisa kerja di perusahaan bagus tanpa ada orang "dalam", kalian pasti tau maksudku ttg orang dalam, yaitu orang yang berada di perusahaan itu yang memiliki jabatan bagus yang menarik kita masuk karena rekomendasinya, atau menurut papa saya selain karena orang dalam karena duit alias 'sogokan'. saya tidak peduli dengan kebiasaan zaman sekarang yang masih mau melakukan hal-hal diatas, tapi saya PEDULI akan Firman Tuhan agar saya tetap "BERJALAN LURUS TIDAK MENYIMPANG KE KIRI DAN KE KANAN"

Papa saya nangis lah apalagi mama saya, kok bisa yaa, anaknya yang cuma lulusan di sumatera utara bisa bersaing diantara lulusan sarjana yang lebih lebih hebat langsung dari ibukota?

aku hanya bisa tersenyum dan mengatakan; SEMUA KARENA KEBAIKAN TUHAN YESUS...

saya sempat down kalau mengingat dulu bagaimana ada aja orang-orang yang menertawai perjuangan hidup saya, ' KOK MAU SUSAH-SUSAH YA CARI KERJA? KAN TINGGAL MINTA BAPAKNYA MASUKAN KE DEPARTEMEN PU!'  kebetulan karena merek papa saya kerja memang di PU....kalau PNS pasti tau lah ya singkatannya? PEKERJAAN UMUM...

aku bingung dengar komentar gitu...
saya malah bangga dengan diri saya sendiri, harus mandiri, harus berjuang, tidak seperti anak- anak mereka yang manja yang hanya bisa berharap pada harta kekayaan orangtuanya.....

tapi jujur saja, saya menyadari sesuatu pas saya kerja di Rembang itu, sepertinya saya bekerja hanya untuk pembuktian saja, agar orangtua saya sadar bahwa saya bisa tanpa bergantung kepada mereka...
saya senang karena teman-teman saya banyak dan pacar saya mendukung, hanya saja saya merasa bahwa apa yang saya kerjakan di dalam bukan pekerjaan impian yang saya inginkan...

saya di tempatkan di bagian Pengadaan dan tugasnya membuat kontrak...
kamu jangan liat bahwa bagian pengadaan tempat korup! Puji Tuhan untuk sistemnya sangat aman, orang- orang di dalamnya juga orang-orang jujur, apalagi bos saya, kalau ada supplier yang kirim hadiah pasti beliau menolak dengan keras dan mengembalikan semuanya, saya salut dan saya beruntung karena saya berada di tempat dengan karakter orang yang sevisi dengan saya...

tapi sampai beberapa bulan saya jalani ada yang  mengguncang hati saya....
seperti saya meyakini bahwa pekerjaan ini belum "LADANG SAYA"
saya berdoa dan ada beberapa pertimbangan saya secara pribadi yang membuat saya mencoba pekerjaan yang lain...

pada saat itu saya ikut 2 lowongan BUMN dan keduanya meluluskan saya di bagian administrasi, saya menjadi bimbang harus ikut yang mana, karena mengejar untuk ujian dari Rembang ke Jakarta tidak bisa sekali dua, dan pada saat itu saya berdiskusi dengan MAMA saya dan saya kaget karena dia menyuruh saya ikut tes di perusahaan asuransi yang saya ceritakan di PART 1 kemarin dan kalian tau  saya pernah gagal di wawancara psikologinya.....

"Ma, gak salah?? "

tapi mama saya terus meyakinkan saya kalau Tuhan akan menyertai saya sampai saya selesai dan lulus... hanya karena melihat semangat EMAK nya maka saya berjuang walaupun tidak pede....
diam-diam saya mulai cari hari tenang untuk ikut ujian tanpa sepengetauan satu kantor.....

sayangnya langkah saya sempat akan terhenti karena papa saya melarang;
menurut beliau anaknya ini tidak tau bersyukur, hohoooo karena masih belum puas terus ( alasan sebenarnya karena papa saya ternyata sudah berdiskusi dengan salah satu pensiunan pimpinan di cabang medan bagaimana tentang prospek perusahaan itu dan karena menurut Papa saya bagus saya dilarang, tapi alasan ke anaknya ya kamu tidak tau bersyukur, hehehhe)..

tapi karena semua keluarga apalagi mama bilang gak apa-apa dicoba, jadilah saya mencobanya....

dan pada saat saya ujian mulai dari tahap 1-6 semuanya Tuhan memang yang sangat bekerja dan saya dapat melihat bagaimana Dia menolong saya melewatinya....

(Kalau mau tau liat PART-3)

kalau pengen melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam hidupmu! Kamu harus yakin bahwa Tuhan itu hidup dan Tuhan itu melihat apapun yang kamu kerjakan dan semuanya akan Indah pada waktuNya Tuhan, karena JanjiNya selalu tepat waktu....

Bersambung......

Rabu, 27 Januari 2016

Tuhan Menjawab Doaku- PART 1


Guys, aku pernah janji akan kasih kesaksian, bagaimana aku mendapatkan pekerjaan...
rasanya sekarang itu bahagia, tapi tiga tahun itu tidak mudah bagiku untuk terus berpengharapan saat aku pikir tiada lagi jalan terbuka bagiku...

28 Januari tepatnya setahun lalu aku merantau kejakarta...
dan disitulah aku memulai segalanya...
bersama seorang sahabatku kita memutuskan untuk hidup berjuang di kota besar yang katanya "lebih kejam dari ibu tiri"

kita sepakat untuk satu kamar berdua untuk menghemat biaya dan ternyata harga kamarnya 2 kali harga kost di daerah ku dimedan sana  dan *jreng* aku begitu kaget ketika pintu dibuka oleh yang punya kost, itu kost sempit banget dan yang lebih sedih lagi pas buka kamar itu ukuran 2 kali 3 doang, dalam hati aku mulai mengeluh dan stress....
"sanggup gak ya Tuhan aku bertahan?" tiap hari selama 3 hari kalau malam uda tiba kerjaanku cuma menangis manja sama Tuhan....

pagi-pagi kita mulai belajar naik busway karena itu transportasi yang lebih murah, kita sempat tersesat hahhaa.... tapi siap itu besok2 malah senang naik busway kemana aja karena cuma 3500 bisa keliling jakarta, gak cuma busway kita coba juga commuter line..

kita mulai ikut2 jobfair entah dimana-mana , sakitnya ngejar busway biar gak telat, dan keliling demi cari kerja sakitnya itu *disini* kemarin sempat beberapa perusahaan swasta coba dan hoki hhahaha sebenarnya awalnya aku kejakarta sudah memantapkan hati pengen kerja di BUMN karena kalo ikut PNS taun itu gak buka, gak pede juga sih coba BUMN dari jakarta karena kan saingan lebih jago lagi dan lebih mantap...

dan jadilah aku di tahap akhir perusahaan gede kayak Astra dan Careffour bagian MT, dan entah kenapa walaupun iming2 gaji gede tapi karna harus kerja kadang2 di hari sabtu dan minggu jadi bikin aku berfikir dua kali, dan sebelum tahap akhir aku langsung serahin berkasku kembali ke bagian SDM karena aku gak siap untuk itu, aku berfikir untuk ibadah dan waktu dengan keluargaku, hehhee, walaupun pada saat itu aku dibilang bodoh sudah menyiakan kesempatan yang baik aku tidak peduli!

dan pada saat itu aku tidak ikut lagi jobfair karena di jobfair sangat jarang untuk lowongan BUMN kecuali PERTAMINA dan jujur saja aku pernah kalah di tahap psikotesnya, hahahha....
aku tidak ikut karena aku tidak mau jadi penghalang bagi orang yang benar2 ingin bekerja walaupun di swasta karena aku.
jadilah ke jobfair hanya untuk menemani teman-temanku....

sebulan dua bulan sampai akhirnya ada ujian BUMN  dan aku ikut, sayangnya pada saat aku begitu ambisius aku kalah di tahap wawancara psikotesnya...
sedih teramat amat sampai aku berfikir apa iya aku coba swasta aja untuk mengisi waktu luang?
dan entah mengapa tiba-tiba ada lowongan untuk perusahaan nasional di negara ini, aku pikir BUMN juga, rupanya setelah lulus sampai tahap akhir aku baru tau kalau itu swasta.....

proses ujiannya beneran kayak BUMN sampai 7 tahap, mulai dari seleksi berkas, kemampuan umum, bahasa inggris, psikotes, wawancara psikolog, wawancara user dan kesehatan.
dan kita diterima cukup banyak 200 an orang ditempatkan diseluruh Indonesia, dan disini perjalanan baruku dimulai....

Bersambung...

Rabu, 13 Januari 2016

Hallo Aku kembali 2016!






aku kembali 2016!

memang agak lebay sikit judulnya...
tapi sebenarnya itu ingin mengatakan aku rindu kembali di blog ku...

sudah berdebu..
"huuuuphh hupphhh"

tema tahun ini aku pakai bunga....
gak ada filosofi yang tajam dan dalam tapi memang pengen aja...hahaa
jadi setiap tulisanku di tahun 2016 aku akan pakai bunga...

guys...om..tante...
selamat tahun baru ya, walaupun telat...

laptop aye hang nyaaa kebangetan...
ini pas ngumpulin duit dan nabung satu tahun baru bisa membeli yang baru...

banyak banget yang sudah terjadi dalam hidup aye...

dari yang enak sampai enak sampai yang enak banget...
hahaaa iyaa guys dari 4 bulan Tuhan izinkan keliling 3 pulau dan 2 perusahaan yang berbeda sekaligus...

padahal tulisan aye di tahun 2014 semuanya ttg kegalauan karena belum dapat "Kerja"

memang ajaib dan baik banget Tuhan itu, setelah merantau dan berjuang di ibu kota akhiryaa bisaa kerjaaa...

tapi ntar gue cerita pengalaman gue selama ini....

Bagi yang pengen kita jadi teman dan lanjut ngobrol soal apa aja, termasuk Firman Tuhan aku mau kasih No Pin BB tapi guys! gue gak maksud buat pamer atau apalah namanya, tulus hanya ingin berbagi dengan kalian...

di save ya...
54c4cb67

Jesus bless! Happy New year

Selasa, 24 Februari 2015

Ketika sesuatu berubah bagiku....

Selamat malam guys
sudah lama tidak menulis, dan banyak hal yang terjadi....
yup!

aku sedang memikirkan betapa abstraknya hidupku sekarang,
kalo masih mahasiswi masih ada jadwal yang benar2 teratur dan sekarang?
sibuk melamar sana sini dan interview sana sini...
kadang pengen nangis ama Tuhan...
*aku bosan*
tapi orang2 slalu mengatakan nanti Tuhan kasih yang terbaiknya buatmu....
oke, jadilah aku disini...
di ibukota Indonesia yang super duper macet dan meninggalkan zona nyaman di medan...

kita berdua dengan teman lulusan S2 UNRI, satu kamar karena sama2 cewek dan di dalam kamar yang sempit buatku (mengeluh habis2an dan pengen pulang lagi kemedan) yup. kamarnya kecil skali hanya ukuran 1,5 kali 2 meter dengan fasilitas kipas angin yang gak ada rasanya sama sekali, malam itu pas nyampek di kamar itu, aku nangis diam2 pas temanku tidur, aku bayangkan ukuran kamarku dimedan 5 kali lipat dari yang sekarang, bukannya gak mau cari yang lebih luas, cuma pasti mahal sementara aku gak mau merepotkan biaya dari orangtua, aku mau benar2 mandiri.....tapi lagi2 cuma bisa mengelus dada...

macet dan harus tua2 di jalan itulah Jakarta, dan aku merasakannya, dan panasnya yang amboiiiii....
belum lagi kalau nanyain jalan, yang kita tanya sering menipu2 gak jelas, kalau naik busway siap2 gak dapat tempat duduk, belum lagi kalau pas duduk kita liat ada nenek atau mama, serrr siap2 kita gantikan mereka yg berdiri, enak aja msh muda malah kita yang duduk santai, kalo di medan macetnya cuma lima menit dan gak mungkin gak duduk, dan setidaknya tidak tersesat karena banyak orang yg bs dipercaya untuk ditanya *elus2 dada*


dan .........
 keluarga sibuk untuk nyuruh datang kerumahnya gak peduli lagi weekend atau apaa....
senang sih, senang banget cuma namanya cari kerja ya, gak kepikiran begitu apalagi meet up ama teman2....
alhasil aku dikira sok sibuk, hiii....

setelah aku menolak dengan perubahanku sekarang, sejujurnya aku makin sering banget bertanya ama Tuhan, sudah sejauh ini, aku percaya Dia tidak akan membawaku untuk sebuah kesia2an....
walaupun kadang aku bilang, Tuhan aku bosan, aku mau kerja....
tapi aku tau semuanya waktuNya Tuhan, apalagi memang untuk mendapatkan sesuai yang kita inginkan, harus membutuhkan banyak perjuangan dan doa....
tapi yang aku mau bilang adalah...........

ketika situasi2 yang diatas yang pengen bikin aku nangis, dan rasanya berada di alam ntah mana, ukuran kamar, masalah busway, atau perubahan lainnya bikin aku datang ama Tuhan dan aku mau belajar tunduk, aku mau percaya bahwa hal seperti ini harus dialami orang2 yang pengen berhasil, eaaakkkk.......bukan, lebih tepatnya harus dialami oleh orang2 yang mau diajar Tuhan dengan caraNya, makin kita tegar tengkuk dengan prosesnya, maka makin berkelok2 lah jalannya, seperti kisah orang israel yang sulit sekali diproses Tuhan, aku juga $%^#@$%

sekarang,....
setelah beberapa minggu dan aku mulai menikmati kota ini......
lebih tepatnya lagi proses2nya Tuhan...
aku bertemu dengan orang2 baru dan dengan berbagai karakter..
teman2 satu kost yang beda suku tapi tetap kompak...
gereja dan teman2 yang sevisi dan semisi juga ada...
dan aku salah menilai Tuhan selama ini...
karena ketika aku belum kerja aku pikir Tuhan sedang tidak memberkatiku, sementara ketika aku liat teman2 semasa kuliahku yang sudah bekerja dan diposisi empuk, aku pikir Tuhan lebih memberkati mereka..
tapi sekarang mata hatiku terbuka..

aku memang belum bekerja tapi bukan berarti Tuhan tidak memberkatiku, tapi yang benar adalah yang terjadi adalah waktuNya, Tuhan memberkatiku dengan hal2 yang tak pernah kusadari selama ini, ada orangtua yang terus mendoakanku, ada sahabat2ku yang setia menolongku trus bertumbuh dan mendoakanku, ada pelayananku yang membuatku belajar untuk mengasihi Tuhan dan dikasihi olehNya, ada pendidikan yang tidak semua orang bisa mengecapnya, ada kebutuhan dan fasilitas yang berkecukupan...
aku diberkati **
dan lama sebelum aku menyadarinya Aku punya Tuhan yang mati untuk menyelamatkanku....
ada anak2 kecil yang mencintaiku dan sangat kucintai....
banyak sekali dan itu tak sanggup untuk kuuraikan apabila mataku hanya berfokus apa yang kurang kudapat saat ini...

aku akan terus melaju kedepan,
aku mau terus melangkah,
mengimani masa depan dari Tuhan buat anak2Nya adalah yang terbaik......


Kamis, 23 Oktober 2014

Diproses untuk menjadi nomor 1!

helooo...
long time no see...
hahaa.....

gimana kabar Indonesia Baru?
tetap berdoa untuk pemimpin bangsa kita...
untuk Bapak Jokowi dan seluruh perangkatnya....

ngomong2 soal bangsa dan negara......
mungkin secara pribadi aku rindu sekali kalau negara ini tidak lagi menekan yang namanya kaum minoritas...
tetap memandang semua orang sama di muka hukum...
ya, selain itu kebebasan beragama semakin dilindungi, para penegak hukum semakin sadar tentang kewajibannya dan yang pastinya untuk golongan menengah kebawah diperhatikan dan dilindungi hak mereka...


semoga Bapak Jokowi bisa peka akan kebutuhan ini...
itu aja sih kalau doaku secara pribadi...
tetap juga beliau dilindungi selalu dan diberikan hikmat untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya yang pastinya tidak mudah.
jadi guys, beliau butuh doa2 kita, perhatian kita, kerjasama dengan kita...
jangan apa2 kita lebih suka mengeluhkan kekurangannya padahal belum mengerjakan bagian kita....

satu hal pada saat pelantikan beliau..
kebetulan dari pagi sampai malam aku ngikutin berita di TV dan media sosial...
dari keluarga sampai orang terdekat dan yang mengenalnya...
selalu menyebutkan kalau beliau itu orang yang JUJUR dan SUKA MEMBANTU sejak dari kecil...
dan itu proses yang membantu beliau sampai menjabat jadi Orang no. 1 di Indonesia.
smoga sampai akhir nanti beliau tetap memiliki karakter yang bagus itu untuk memimpin bangsa ini.

aku jadi teringat dengan seorang kakak kelompok kecil sahabatku..
kakak itu tahun lalu  lulus di Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK setelah beberapa kali teguh mencoba keberuntungan menjadi PNS.
dan karna kami pernah satu koordinasi tahun 2010.
Tuhan mengajarkan dia untuk masuk dalam bagian keuangan, hitung menghitung.
tau lah kan kalau soal uang ini kan sensitif sekali, kurang sikit banyak mengomel, coba kalau lebih? hahaa....
tapi aku tau kakak itu, gak neko2, jujur dan sangat teliti...
padahal pekerjaan itu di koordinasi dianggap gak terlalu wah, dibanding jadi MC atau Song Leader...
but, di endingnya aku bisa melihat bagaimana pekerjaan yang dianggap gak penting itu menolong pembangunan karakternya di pekerjaan yang baik yang sudah Tuhan tentukan...

kadang sejujurnya, aku juga suka menyepelekan pekerjaan yang sedang kukerjakan...
kadang mengerjakannya dengan asal2an...
kadang karena berfikir, ini pekerjaan gak membawa keuntungan...
ini pekerjaan gak bikin punya duit..
ini pekerjaan ribet dan berat keuntungan sikit..
dan bla..bla...
tapi aku tidak menyadari disitu pun Tuhan sedang bekeja dalamku untuk pembangunan karakter yang lebih bagus lagi....
kita kan gak tau Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk pekerjaan yang lebih baik yang sedang Dia persiapkan..

"Terpujilah Tuhan"

bagaimana dengan Pak Ahok?
terkenal dengan integritasnya yang tinggi dari dulu...
pemberani dan lihat sekarang....
dari kiri dan kanan mencoba menyerbu, beliau santai aja menghadapinya....

ini perenungan buat ku secara pribadi...
bukan tidak mudah Tuhan menempatkan kita di tempat2 penting di Negara ini...
tapi, sudahkah karakter kita matang untung dihasilkan disana?
sudahkah sebelumnya kita siap dibentuk di pekerjaan yang menurut kita gak penting?
sangat menyia2kan waktu? padahal sangat memberkati orang banyak?

bagi Tuhan itu sangat mudah...
tapi Dia gak mau kita menjadi orang2 instan yang begitu mudah mendapatkan sesuatu...
tapi jatuh tanpa berhasil dibentuk sampai akhir...
dan yang namanya dibentuk, mana ada yang enak....
sakit booo......
sakit banget....
pokoknya kita mengalaminya sampai pengen teriak2, sesak karena merasa gak sanggup, gak tahan, dan pengen mencari jalan mudah yang paling2 gampang....
tapi, itu dia, hanya bagi yang setia kemenangan karakter itu diberikan...

tapi kisah Bapak Jokowi itu membuka mata hatiku...
really!

mencoba menikmati setiap proses...
tidak boleh mengeluh untuk setiap tahap kehidupan yang dikerjakan meski kelihatan kecil
dan yang pastinya tetap percaya ada rencana Tuhan atas pembentukannya dalam hidup kita....

kayak kisah Si Daud...
dia itu disuruh untuk menggembalakan domba bapaknya...
kelihatan sederhana, tapi disitulah Tuhan membentuknya...
jadi kuat dan tangguh secara pribadi....
yang kelihatan sederhana padahal dia harus berhadapan dengan singa atau binatang liar untuk melindungi domba2nya...
dan dia bisa mengalahkan si goliat....

semua karena proses bukan sesuatu yang serba instan....
guys, smoga ini bisa sedikit membantu...
membantumu dan aku juga...
bahwa dengan menghargai hal yang kecil..
kita siap diproses untuk hal yang lebih besar...

mau jadi the next Jokowi dan Ahok?
yes!



Minggu, 28 September 2014

Hanya ucapan syukur

Lama tidak bertemu...
Akhirnya bs menulis di blog ini...
Lega rasanya seperti banyak beban lepas setelah menyelesaikan yang namanya tesis.
Pengen cerita bagaimana Tuhan itu hebat menolongku dari awal sampai akhir.
Penuh Airmata, penuh Pengharapan dan Jg Sukacita...
Tapi Tuhan Menolongku Ttp setia...
Meski Ditolak Bertemu Dosen, dicoret Dan Bahkan Dosennya Trs Lari Krn Dikejar Demi Tanda Tangan 😘
Tapi Ttp Puji Tuhan Yesus...

Tetaplah Berharap
Tetaplah Percaya
Janji Tuhan Saja Yg Membuat Kita Ttp Hidup Menjalani Hari-hari...
Semoga Kedepannya Janji Itu tdk
membuatku Lg Cemas Dan Takut..
Karena Meskipun sulit Jalan Yg Kita harus Lalui...
Yesus Ttp Setia Dalam Janji PenyertaanNya....

😍🐸




Kamis, 07 Agustus 2014

Standar agar aku bahagia

Memang kita suka tidak terima rencana Allah....
Apalagi kalau kita melihat smuanya dengan kacamata kita.
Semua persoalan rasanya menyiksa, sesak...
Sampai2 jangankan bisa bernyanyi ucapan syukur lagi, untuk mengingat Tuhan pun rasanya, No.....

Makin lama aku benci sekali dengan namanya menanti....
Menanti semua proses dan menemukan apa yang kuimpikan...
Tapi ketika ternyata hasilnya Nihil.....
Aku langsung cepat sekali nyalahin Tuhan, gak adil!
Tuhan kau dimana?
Seketika aku lupa kalau Dia kan sudah berjanji tidak akan membiarkan kita sendiri dan meninggalkan kita....
Buru2 kita akan bilang Tuhan gak sayang, gak care ama kita kan?

Pas aku suka ngebandingkan diriku dengan adikku, aku suka marah2 dan kesal sendiri, aku lampiskan ke mama aku, kenapa ya ma? Kalau kakak suka minta sesuatu kok suka diulur2? Tunggu prestasi kamu seginilah, nilai ipk seginilah, pokoknya susah banget kayak adek2ku, yang cuma minta menit ini besok udah dibelikan tanpa ada syarat2 khusus.... huhuhuu.....

Tapi sekarang aku ngerti kenapa mama aku buat gitu sama aku, dia mau supaya aku jauh lebih mandiri, jauh lebih kuat, berusaha untuk memperoleh apa yang aku inginkan, berbeda dengan adik2ku karna aku anak PERTAMA aku jadi contoh buat adek2ku, mama gak mau kalau yg jadi teladan itu suka menyerah sebelum mengejar apa yang dia inginkan, dan sekarang aku jadi ngerasa manfaatnya, aku memang jadi tau arti perjuangan dan usaha, tidak mudah.....
Tapi proses itu membentuk kepribadianku sampai sekarang....

Dan aku selalu bertanya kepada Tuhan?
Kenapa aku berbeda dengan anak2Mu yang lain? Mereka gak sibuk untuk melayaniMu, mereka suka hura2, tapi kenapa mereka yang sekarang menempati kedudukan dan posisi bagus diperusahaan yang namanya sudah tinggi? Kenapa bukan aku? Hhuhuhu....
(Kalimat inipun bentuk diri seolah2 kita lebih baik dari orang lain, huhuuu)

Sampai akhirnya Tuhan memang mempertemukanku dengan mereka....
Untung aku gak punya sakit jantung, jadi gak tiba2 sesak mendengar pengalaman mereka, jauh banget dari yang aku bisa pikirkan....

Kamu enak lus, bisa lanjut S2, manfaatin waktu kamu dengan baik, kalau kami sih gaji memang cukup, tapi waktu kami minim buat bisa dengan oranglain dan diri kami sendiri, suka ditekan, dan harus ngejar target, dan itu membuat aku berfikir resign taun depan.....

Kadang yang kita bayangkan oranglain itu lebih bahagia dari kita itu belum tentu, rasanya kita harus tetap bersyukur dalam tiap proses...
Dan aku belum tulus unyuk mendapatkan proses Tuhan....
Seklaipun aku belum melihat dan belum tau Dia membawaku kemana, pasti aku percaya Dia akan membawaku ketempat yang lebih baik dari yang dapat kupikirkan....

mungkin orang belum bisa memandangku sebagai sesuatu yang oke karena aku tidak memiliki kedudukan atau pekerjaan bagus seperti orang lain, atau karena sampai sekarang aku belum punya pacar (hahaa.....so what)?
Dan orang2 suka meledek dan menganggapku kasihan karena mungkin mereka berfikir seharusnya aku sudah bersama laki2 yang baik....

tapi ketika aku mendapatkan itu semua itu juga bukan ukuranku buat bahagia...
aku percaya batu2 besar atau tekanan yang sekarang ada padaku akan membuatku menjadi pribadi yang diinginkan Tuhan lebih lagi.....
Tuhan mau membuat anak2Nya iyu beda...
bukan anak2 manja, anak2 yang putus asa, anak2 yang tanpa harapan....
tapi anak2 yang bisa jadi teladan bagi yang lain, bagi dunia ini, bagi orang sekitar...
dan tekanan itu membuat kita semakin menyadari bahwa ukuran bahagia itu adalah HANYA KETIKA KITA MEMILIKI DAN MERASAKAN TUHAN ADA DALAM HIDUP KITA.
serius, itu benar......

jadi bukan karena apa yang aku pakai, siapa yang bersamaku, apa kedudukanku, bagaimana pendidikanku?...

dan terkadang Tuhan mengizinkan orang2 yang kita sangat cintailah yang menjadi alat untuk memproses kita, dari sana kita jadi semakin belajar banyak hal...
itu tak perlu kau dan  aku takutkan....
pagi pasti selalu terbit, sama seperti janjiNya Tuhan yang selalu dibaharui bagi kita...
tidak akan berdusta dan mati....

aku tidak tau dengan kehidupanmu?
karna kalau boleh jujur, pelayanan kita juga tidak menjadi jaminan kita bisa memiliki dan merasakan Tuhan dalam hidup kita...
hanya sebuah hati sederhana yang mau dibentuk....
sebuah tangan yang mau dibimbing dalam arah yang tidak kita tau kemana akan dibawa...
tapi bersama Yesus segala sesuatu rasanya CUKUP.


Rabu, 25 Juni 2014

Proses menemukan jawaban itu....

Pagi ini pas jam 2 tepat....
Bukan karena galau mamennn ^_^
Terbangun dan langsung berdoaaa....
Sampai sekarang aku blm menemukan jawabannya, atau aku kurang peka ya? Huhuu....

Aku mulai cerita darimana ini? Hihii...
aku pikir dulu, pasti aku gak akan bisa buka hati lagi...
pasti semua cowok sama....
tapi temanku bilang, gak ada namanya smua cowok sama...
yang ada cewek yang salah nanggapin perasaannya sendiri...
maksudnya? *toeng toeng*
Yang benar2 sayang uda ada tapi maunya sama yang gak serius, akhirnyaa muncul kalimat SEMUA LAKI2 SAMA....
(Ya iyalah yang ngomong kan laki2, bela terus, ahaaa....)

tapi kupikir, cuma Tuhan yang tau segala sesuatu...
apalagi urusan yang kayak2 gini, smoga berhikmat...

1.sebut saja namanya si A.
dia anak hukum, dia tinggi, berkacamata, dan suka dengan yang namanya basket ^_^
Dulu zaman2 masih SMP pernah berharap punya pacar dengan beginian :p sekarang kan lebih liat yang lain...

singkat cerita kita teman sejak masa S1, dia mengalami kegagalan cinta, aku juga ^_^ 
Dan dari tutur ternyata kami bisa nikah karena dia itu paribanku (trus, ahhaa :p@$#=÷%^//)
Kita dekat sebagai teman, dan kita punya misi utk saling jodoh2an satu sama lain..
dan pas aku nanya kriteria dia, gila!
tinggi banget booo ^*
Putih, tinggi, cantik, baek dan anak kedokteran, hahaaa....
ya singkat cerita aku jodohin sama temankulah kebetulan anak kedokteran, gak tinggi tapi cantik lah.
dan singkat cerita, terakhir aku yang adalah makcomblangnya yang kena...
huhuhu....
itu teman2ku anak S2 jodohin aku sama diaa...
aku gak mau lah, karena motto ku, smua laki2 anak hukum stambuk ku itu semua sama, satu kata, playboy (trauma amat lus ^_^)
dan waktupun berjalan, asekkk,,,
tiba2 dia bilang hal yang membuat campur hati...
*aku gak mau liat dia trauma terus jadi kalau dia gak mau kalian jodohin sama aku krna aku anak hukum, jodohkanlah ama anak fakultas lain, aku mau liat dia bahagiaa*

terus doi crita kalau bapaknya pengen dia nikah nanti sama anak kedokteran, maklum anak satu2nya laki2 dan terakhir pulak, jadi kayaknya ortunya jg ikut seleksi.
hahaha...
terus aku bilang, bagus lah kan temanku itu anak kedokteran trs dia liat kearahku dan agak kesal dia bilang, itu kan pilihan bapakku lus, bukan pilihanku...
terus temanku nyeletuk, pilihanmu kayak mana *a*? Kayak lusi?
merah pipinya, dia diam....
hahaa..

setelah nanya ke teman2 pria maksud perkataan begini, jadi makin ribet, soalnya jadi kayak penafsiran gitu, banyak banget kayak pernyataan2 yg membingungkan, jd aku tanya aja ama Tuhan....

*orang ini? Masak orang yang ini Tuhan? Dia itu benar2 memang pengen aku bahagia atau itu cuma alasan klise doang? Tapi kan semua laki2 itu sama ya Tuhan, manis2 di awal doang* 

terus kayak suruhan si Abraham yg mencarin jodoh buat si Ishak, selain berdoa aku juga melihat2, nih anak kayak mana ya? Karakternya, hubungannya dgn sesamanya, ada gak ya kepura2an, tulus gak?
dan.... 
yaa ada beberapa info yang masih didalamin tentang doi ^_^
Tapi kayak kata Pendeta Jeffry Rahmat untuk mengenal seseorang komunikasi itu perlu dan you can ask question to him.... bertanyalah!
dan wait, walaupun kayaknya semua manis, cewek harus kudu jaga hati, jangan serahin hati karena omongan yang manis aja...
*ribetttt* garuk2 tembok....

singkat ceritanya lagi, yang aku liat dia anaknya sederhana, aku suka yang penampilannya sederhana, asal rapi dan bersih, wangi juga trs yang gak banyak ngomong,,,,
terus yang terpenting, dia gak deketin aku kayak banyakan laki2 sekarang, begitu tau aku anak pelayanan, meeka tiba2 banyak yg sok rohani, gak...
hahaaa.... dan dia gak malu nunjukkin siapa dia, gak tiba2 deketin asal bawa nama Tuhan dan yang terpenting gak deketin dgn gombal gambil...
yeahhh ^^
Bbm hanya seperlunya dan karena dia tau aku trauma, dia tau menempatkan dirinya.
tapi yah itu lagi tadi, kata abang Joshua Harris aku harus memandang Dia sbagai saudara dlm Kristus, bukan tiba2 jd merasa, nih orang calon kandidat pasangan yg potensial bagiku.... wkwkwkk...
setujuuuu^^

2.teman smp ku yg udah 7 tahun dulu pernah kusuka...
kalau simplenya mmg dia itu cinta pertama dan cinta monyet yg slalu disimpan dlm hati.
nih, cerita juga dijodoh2in...
dia di jakarta, aku di medan...
dan pas aku tau dia invite aku di media sosial, aku uda yakin itu bantuan kerjaan teman2ku...
benar aja dicomblangin, huhuhuu....
nih anak sebut aja si *p*
Dari dulu yang ku tau dia pemalu, baik sama smua cewek kecuali samaku, soalnya dia itu suka judes gt, terus sok2 kesal kalau tiba2 kami ketemu satu tim wktu SMP dulu...
kalau yg ini, aku tau dari dulu anaknya baik, satu kelas laki2nya dihukum gara2 ketahuan nonton video porno, cuma dia yg gak ikut....
dan basic pelayanan sama anak2 sama mahasiswa...
dia kerja di salah satu bank di jakarta dan dia itu kalau yg kutangkap pas kita sering chat, ramah dan punya mimpi besar...
dia pengen jd manajer dari dulu, dan aku sih ngerasa aku kayak bintang ama bumi kalau dijodohin sama diaaa...
matanya sipit, tinggi lumayan dan cakep kayak pemain film2 korea...
dan dari smp aku cuma bs suka diam2 krna mmg aku minder aku ngerasa gak pantas ama diaaa....
sekarang, karena aku tau siapa yg mengasihi aku yaitu Yesus, aku gak melihat itu lagi... ahaahaha...
aku harus lbh bangga karena yg mengasihi aku itu pria paling tampan dan perhatian di seluruh jagad raya dan surga....
Yesus Kristus...

jadi intinya biar bersahabat dulu dan mengenal karakter masing2 dulu, cinta2 itu apa ya? Menurutku itu penting tp bukan yg utama, kita perlu tau jg dgn komitmen, kepercayaan dan kenyamanan serta visi dan misi yg sama utk akhirnya boleh tau jawaban Tuhan nanti...
cinta doang ga bs menjamin apapun tanpa hal
2 mendukung diatas, right?

3. Ini org yg udah bikin aku trauma sama laki2, hahaaa...
pria yg dulu prnah sama2 berdoa dan mencari kehendak Tuhan...
aku mau bersyukur karena dgn izin Tuhan melalui dia aku tau rasanya warna warni kehidupan, aku tau bagaimana kedepannya lbh menghargai pasangan, aku tau bahwa cinta mmg harus memaafkan dan harus tulus dan setia ^_^
2,5 tahun ini aku belajar dari rasa2 yg menyakitkan itu...
aku berdoa biar dia jg dapat orang yg lebih baik dan membantunya utk semakin mengasihi Tuhan...
mungkin tdk semua bs melalui kata2...
tapi dlm doa2ku aku belajar utk mendoakan org yg sudah menyakitiku....
teman dan org yg pernah dekat dgnku...
aku berdoa buat kalian...
meski mungkin tdk seakrab dulu bahkan tdk sedekat dulu...
bahkan harus kuakui, tidak bs melupakan semuanya,,,,
2,5 tahun ini aku berdoa buat kalian....
supaya aku jg bs mengampuni...
tapi aku mmg tdk siap skrg utk berteman lg dlm bentuk media sosial atau apapun...
mungkin nanti, aku pun sdg berdoa utk masa itu...
utk tdk memandang kalian lg dlm kepahitan,,,.


Tuhan.,,,,
Kau mmg baik...
ada yg dtg dan pergi dlm kehidupan dan smua MilikMU..
bahkan proses hidup juga atas seizinMu
trauma, ketakutan, dan pemulihan...
Engkau punya waktu...
tapi yg ku pahami aku bahagia sekarang...
aku belajar lbh realistis.

selain mereka yg menyayangiku, aku punya Engkau....
terima kasih Tuhan..

proses menemukan jawaban ini punya ceritanya sendiri, aku bergantung pada kehendakMu dlm menemukannya :D







Sabtu, 17 Mei 2014

Tuhan, Pegang lagi hatiku!

Tulisan ini, agak2 galau meloow dan mengundang beberapa banyak jawaban yang belum ditemukan..
*apa sih ya?*
wkwwkk.......

seminggu ini, hatiku lagi benar2 galau, tapi gak sampai melihat bintang trus bertanya, "ada apa dengan hatiku?"
tapi aku benar2 sedang ingin menyerahkan hatiku pada Tuhan bahkan semua yang kurasa dan kupikirkan.....

kalau ini tentang seseorang, bisa jadii....
tapi aku bukan ingin menceritakan bagaimana perasaan itu muncul, siapa dia dan,,,,,
bukan!
ini tentang sesuatu yang berbeda.....
dan aku bersyukur pada Tuhan untuk bisa melihat ke belakang, kepada kesalahanku terdahulu dan benar2 menyerahkan hatiku kini pada Tuhan dan bukan kepada seorang LAKI-LAKI.
aku tau, rasanya tidak nyaman dengan perasaan yang tiba2 muncul.....
ada keinginan yang menggebu-gebu untuk menikmati setiap perasaan yang terjadi..
tapi itu dulu.....

aku ingin belajar semakin berhikmat.
mencari Tuhan dan jawabanNya...
aku mau semakin bertumbuh dalam pengenalanku akan Tuhan.
di proses dalam ketidakpastian seperti ini dan aku hanya bisa berdoa dan meminta Tuhan menunjukkan kebenaran yang kucari selama ini,
benarkan dia orang yang Tuhan kehendaki? yang membuatku semakin mencintai Tuhan secara lebih luas?
aku masih perlu meyakinkan diriku.
karena tidak semudah yang kupikirkan.
menyerahkan hatiku lagi pada orang yang bahkan tidak bisa menjaganya secara bertanggungjawab.
kemudian menghancurkannya, meremukkannya dan membuangnya ke tempat sampah.
jadi bukan komunikasi yang semakin lebih lancar kepada orang tersebut, tetapi justru komunikasi yang lebih lancar kepada Tuhan untuk menemukan setiap jawabanNya.....

dan sekarang,
aku harus melepaskan rasa keterikatan atas perasaan yang muncul.
dan membiarkan Tuhan yang bekerja lebih banyak, dan bukan aku.
sebab Pena itu sudah kuserahkan padaNya.
sehingga apabila kelak Tuhan pun menjawabnya lagi dengan kata "Tidak" aku harus siap, dan hatiku tidak perlu  hancur seperti dulu....

tetapi aku harus mempercayai Tuhan untuk memimpin hatiku, jauh lebih mencintai Dia daripada laki2 tersebut...

 firman TUHAN: "Hal-hal yang terjadi di masa yang lampau telah Kuberitahukan dari sejak dahulu, Aku telah mengucapkannya dan telah mengabarkannya. Kemudian dengan sekonyong-konyong Aku melaksanakannya juga dan semuanya itu sudah menjadi kenyataan (Yesaya 48:3)

aku harus tau, bahwa apapun yang Tuhan mau dalam hidupku itu juga untuk kebaikanku. Dia pribadi yang mengenalku lebih dari siapapun, Dia pribadi yang tau bagaimana pengalaman-pengalaman patah hati itu membuatku merasa tertolak dan sakit serta pedih hati. Dia yang tau bagaimana menyembuhkannya langsung ketempat yang tak bisa ku jangkau bahkan dengan perjalanan waktu sekalipun. Tuhan tau......

bahkan mungkin Dia tau kalau tentang hal terjadi  di masa lampau, dimana dia mencoba menolongku melihat dengan objektif untuk menilai perasaanku dan aku menolaknya karena aku pernah terlalu mencintai seseorang laki2, tapi ternyata aku memang tidak bahagia dengan pilihanku dan Dia benar. dan sekarang, aku benar2 Tau dia pribadi yang bahkan tau kehidupanku yang akan datang dan Dia slalu bertindak untuk kebaikanku, aku hanya perlu mendengarkanNya dan berbicara pada -Nya....

tidak tau bagaimana-
tapi perasaan ini membuatku semakin mempercayai Dia Tuhan yang baik.
yang tidak akan pernah salah untuk memberikan anak-anakNya yang terbaik sesuai kebutuhan mereka.
Allah yang mengasihi kita.
mengasihi hati setiap kita yang mempercayaiNya dan bukan manusia.
maka Tuhan, aku belajar untuk membuka hatiku-
bukan kepada seorang pria.....
tetapi rencana barumu untuk hidupku-
ketika kau mempertemukanku dengan seseorang-
ajar aku melepaskan pria itu juga dalam tanganMu-
sekali lagi-
aku akan belajar untuk mengetahui kehendakMu-
Jaga hatiku, Tuhan!



Minggu, 11 Mei 2014

Mengucap Syukur Senantiasa.....

Mungkin kita pernah mendengar ungkapan ini;

semakin anda tidak tau bersyukur, semakin anda akan mengalami banyak kehilangan

well, itu benar.....
sering sekali kita dengan mudah mengatakan, ayo bersyukur!
ternyata, tidak segampang yang kita ungkapkan ketika kita langsung praktik dalam ujian kehidupan ini.

hari ini, aku chat via media sosial dengan teman yang jauh disana, setelah berbasa-basi dan ber wkwkwk.....(ketawa ketiwi maksudnya). 
kemudian sampai di pertanyaaan begini;
x : Lus, uda punya pacar belum?
aku : Puji Tuhan belum...
x : kok puji Tuhan sih? kan belum punya pacar.....
aku : ^_^

trus ditanya dia lagi.

x: sekarang kerja dimana?
aku : Puji Tuhan juga belum bekerja, masih kuliah lagi.
x : kenapa sih hobi gitu Puji Tuhan melulu? kan belum kerja...
aku : trus menurutmu kapan lebih tepatnya aku bilang Puji Tuhan?
         pas udah dapat jodoh? pas udah kerja? (sabarr)
x : iya lus, aku salah.........hehee..

sebenarnya pas aku balas chatnya itu, bersyukur itu gak segampang yang aku bayangkan.....
trus aku merenung lagi, ini otakku beres gak ya? mengucap syukur saat kondisiku belum seperti yang kuharapkan atau orang lain inginkan?

( dialog diatas hanya berupa contoh yang terjadi, mohon jangan ditafsirkan secara mendalam, hehee)

tapi aku belajar, bahwa bukankah lebih baik mengucap syukur daripada mencari kesalahan-kesalahan lain untuk lebih menyalahkan kondisiku?
misalnya.....

x: Lusi udah punya pacar belum?
aku : belum, masih trauma nih (mengasihani diri)

atau

x: Lusi, udah kerja dimana?
aku : belum kerja nih, apa kayaknya aku orang yang ditakdirkan untuk gagal ya?

hahaaa.......
aku gak bisa membayangkan kalau aku akan membuat kalimat2 bodoh seperti itu untuk tidak melihat bagaimana BAIKNYA HIDUPKU karena TUHAN MEMELIHARA-NYA, TUHAN MENJANJIKANNYA, TUHAN MASIH BEKERJA.....
dan aku harus bersyukur bahwa ketika aku masih MEMPERCAYAI ALLAH aku tau tidak ada alasan bagiku untuk tidak mengucap syukur untuk semua hal yang BELUM TERJADI, SEDANG TERJADI DAN AKAN TERJADI.

so, aku akan berhenti galau, dan teriak- teriak dari atas gunung, memamerkan betapa sedihnya hidupku pada orang2, kemudian memperlihatkan betapa bersalahnya seseorang, dan sekelumit penyakit yang terjadi  karna aku tidak tau diri kalau aku tidak bersyukur! karna konsekuensinya kalau aku tidak tau bersyukur, aku tidak tau HAL BERHARGA APA YANG SUDAH KUMILIKI dan aku akan kehilangannya satu persatu......

 "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."  (1 Tesalonika 5:18). 

dan beberapa minggu ini aku sedang mempraktikan imanku ketika aku harus tetap mengucap syukur bagi kebaikan ALLAH dalam hidupku sekalipun hal yang tidak kuinginkan terjadi.
Tahun lalu, aku mencoba salah satu instansi pemerintah, aku suka dan punya misi dari dulu bekerja disana, Puji Tuhan akhirnya tahun 2013 buka dan untuk anak hukum ada 4 kursi dari sumatera utara.
aku pikir, pasti ini jalan Tuhan aku akan bekerja disana.......
aku belajar dan aku belajar, secara serius........
aku ingin lulus...
aku lulus sampai di tahap kedua sebelum satu lagi tahap terakhir, dan pada tahap terakhir Tuhan bilang NO! Dia bilang itu sekali lagi! Lusi, No!
itu kejadiannya tepat pada tanggal 24 desember 2013, dan pas mamaku nanya gimana pengumumannya aku bilang belum keluar (aku takut mengecewakannya padahal aku sudah mengecewakan beliau), aku berlari dalam kamar, aku menangis...
aku mulai membandingkan diriku dengan orang lain, aku mulai berfikiran Tuhan tidak baik, Tuhan tidak sayang padaku, Tuhan tidak peduli betapa aku suka bekerja disitu. padahal misiku juga untuk memuliakan Dia, mengapa Tuhan jeritku......mengapa?
trus aku baca deh, 1 TESALONIKA 5:18.....
kenapa sulit bagiku untuk tetap bersyukur pada Allah saat keadaan sulit? dibanding ketika segala sesuatu mudah dan aku dengan hati riang2 bersyukur pada Allah?
padahal jelas2 Dia mengatakan aku harus mengucap syukur dalam SEGALA HAL.

aku ingat, hehee....
aku tutup alkitab dan aku berdoa dan aku bilang, terima kasih bahkan ketika boleh ikut ujian di instansi pemerintah yang kusuka, yang didalamnya aku rindu untuk bermisi untuk Tuhan, tapi aku tau bahwa Tuhan Engkau lebih menyukai ucapan syukurku SAAT INI, dengan kondisi hatiku yang begini patahnya karena impianku belum tercapai.....
bukan saat nanti, bukan seandainya aku memang lulus........
terima kasih Tuhan ajari aku mengucap syukur lebih lagi.....

trus aku dapat keberanian bilang sama mama ku, kalau aku belum bisa membahagiakan dia, menyenangkan hatinya, awalnya memang beliau menangis dan seperi tidak bisa berlapang dada, lucunya malah harusnya aku yang begitu sangat terluka karena impianku yang patah, aku malah yang menguatkan beliau, menghibur beliau untuk semakin mempercayai ALLAH. dan yang lebih bikin aku bahagia, aku melakukannya, aku tau bahwa Allah sedang mengajariku untuk bersyukur lebih lagi, bahkan bukan hanya aku tetapi juga mama ku, papaku dan kami sekeluarga, dan sampai sekarang tak putusnya aku tetap mempercayai bahwa yang terjadi saat ini hanya batu kecil yang tidak sebanding dengan kebaikan yang selalu Dia perlihatkan bagiku, iya......JANJI ALLAH....
aku tidak perlu kecewa, sebab Ketika aku berani untuk bersyukur atas semua kebaikanNya disaat tersulit sekalipun, aku telah berhasil menyingkirkan kegagalanku untuk menjadi orang2 yang tidak berpengharapan.

ALLAHKU SETIA-
AKU TAU BAHWA DIA SELALU BISA KUPERCAYA-

sekarang, pelajaran ini meringankan hati dan jiwaku.......
Allah mengkhendakiNya, Dia mau aku untuk tetap bersyukur dalam segala hal....
semua baik, semua indah, semua luar biasa untuk kemuliaan Dia bukan untukku.
aku lebih tidak mau mengambil risiko, untuk kehilangan semua hal yang baik yang kumiliki karena betapa susahnya hati dan mulutku untuk berterima kasih pada ALLAH untuk hal yang belum kumiliki.

dan sekarang,
aku tau bahwa saat aku mengucap syukur bahkan dalam kondisi tersulit sekalipun, aku sedang lulus ujian untuk hubungan kami dengan ALLAH yang harus semakin dalam.....
aku harus mengasihiNya bukan karena apa yang Dia berikan untukku.
bukan karena semua doaku dijawab olehNya....
aku belajar mengasihi Pribadi itu......
yang tidak hanya mengizinkan hal yang baik terjadi dalam hidup kita tetapi juga hal yang tidak berkenan menurut kita, untuk tujuan memuliakan nama-Nya saja......

tak terhitung, dan sekalipun terasa membosankan kedengarannya-
aku mempercayai semua di bawah kakiNya.....
dan mengizinkan Dia memeriksa hati dan motivasiku dengan beberapa perkara-
untuk membiarkan hati dan mulutku selalu berkata.
DIA BAIK, YESUS BAIK :))

Selasa, 06 Mei 2014

7 Mei 2014

Bapa yang baik setelah 2 bulan berjuang aku akan masuk dalam medan pertempuran besok....
Aku takut, takut sekali kalau tidak bisa memberikan yang terbaik bagiMu...
Aku pikir dengan begitu banyaknya orang yang mengasihi dan mendukungku....
Aku lebih memerlukanMu...
Rasanyaaa ini akan jadi perjalanan yang menegangkan...
Tapi aku mau berada dibelakangMu....
Aku tau aku tidak pernah melawan ketakutanku sendiri...
Aku bersama2 denganMu...
Dengan banyaknya mata yang akan melihat hasilku....
Bapa, mudahkan, lancarkan,....
Biarlah tetap Engkau yang dipermuliakan....
Hancurkan ketakutan dan keraguanku..
Aku punya Engkau yang hebat dan besar...
Aku pasti bisa Tuhan...
Aku bisa bersama2 denganMu...

Kau kekuatanku terbesar, penyemangat hidupku dan Pahlawanku yang hebat...

7 Mei 2014.

Sabtu, 26 April 2014

"THE ME I WANT TO BE" (menjadi diri saya terbaik versi ALLAH)- JOHN ORTBERG

Hari ini saya mau share tentang bagian yang sudah saya baca dalam buku "the me i want to be"  milik paman Jhon Ortberg.
pertama sekali ketemu buku ini karena rekomendasi teman, pas lihat bukunya lumayan tebal gitu, rada2 malas sih, hehee tapi memang gak nyesal bisa beli dan baca......


ada banyak bagian yang secara pribadi saya dibuka kan, tapi saya hanya bisa share beberapa, ndak apa2 ya ^^/
ini dia :

1. Tentang Berserah.
berhubung saya juga masih sangat dangkal memahami tentang makna berserah, saya jadi belajar lebih lagi jadinya ^.^

berserah adalah pengakuan sukacita dan sukarela bahwa ALLAH itu ada dan DIA bukan saya. TujuanNya jauh lebih arif dan lebih baik dari keinginan saya. sebab Yesus datang bukan untuk menata kembali bagian luar kehidupan kita menurut cara yang kita inginkan melainkan untuk menata kehidupan kita menurut cara yang Dia inginkan.

Mengapa harus berserah??

a. dengan berserah kita mempersilahkan Yesus mengendarai kehidupan kita, dan kehidupan kita menjadi milikNya, kita tidak lagi bebas untuk bergosip, menjilat, merayu, menghakimi, berbohong, memaki, menipu dan memutarbalikkan fakta, bahkan ambisi dan keinginan serta masalah keuangan dan hubungan kita tidak lagi dalam kendali kita, tetapi membiarkan Tuhan Yesus yang mengemudinya menurut kehendakNya (Kita bukan ALLAH tetapi ALLAH adalah ALLAH)

b.berserah menciptakan kedamaian, karunia ini kita peroleh karena jika kita bebal untuk berserah maka kita akan kewalahan untuk memegang kendali, berserah bukan hanya berbicara melepaskan kemauan kita saja tetapi juga melepaskan gagasan, kitalah yang mengontrol hasil dari segala sesuatu yang kita inginkan.

c. berserah berarti mempercayai ada orang yang lebih cakap dalam memegang kendali hidup kita, yaitu ALLAH, tetapi berserah bukan berarti bersikap pasif, berhenti berfikir dan berhenti bertanya tetapi sebaliknya berserah berarti bentuk pengakuan bahwa ada kehendak ALLAH bagi kita mencakup pengolahan kreativitas, talenta, menentukan pilihan dan inisiatif. sehingga kadang kala kita harus menentang status quo yang statis, dan mengembangkan iman lebih besar bahwa tujuan Dia dalam hidup kita lebih besar daripada keinginan kita. Dan itu tidak membuat kita bimbang!

d. berserah berarti kita akan menangani masalah dalam kehidupan kita dengan cara2 menghormati ALLAH bukan keinginan pribadi, sehingga berserah bukan hanya saat kita mengalami masa nyaman melainkan juga ada harga yang harus dibayar untuk melakukannya dalam setiap suasana bahkan yang terberat sekalipun! kita akan melakukannya.

e. berserah adalah keputusan yang selalu menolong dalam kehidupan kita, cobalah!


 2. Menjadi diri yang terbaik berdasarkan anugerah dari ALLAH- Hidup dalam aliran Roh Kudus.
asik sekali membaca di bagian ini, pemahamannya mudah dan sangat praktis.
beliau bilang begini;

ketika fokus saya menikmati kebersamaan dengan Dia, segala sesuatu akan berada di tempat yang semestinya tetapi jika fokus utama saya berada di tempat lain maka vitalitas batin saya merosot dan saya menjadi versi saya yang lebih rendah.

jadi kesimpulan nya kita akan menjadi diri kita dengan versi terbaik apabila kita tetap terhubung dengan ALLAH. berusaha menjadi diri sendiri sesuai yang kita tetapkan bagi diri kita dengan kekuatan sendiri seperti hanya bermain ski dengan ditarik perahu dorong, ya! hanya perahu dorong. sehingga kita perlu perahu dorong dengan kekuatan penuh bagi jiwa dan YESUS mengatakan;

Barangsiapa haus, Baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! barangsiapa percaya Pada-Ku seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci ; dari dalam hatinya mengalir aliran-aliran air hidup * 

beliau mengatakan lagi bahwa RENCANA ALLAH BUKAN SAJA AGAR KITA DISELAMATKAN OLEH ANUGERAH TETAPI JUGA AGAR KITA HIDUP OLEH ANUGERAH dan satu-satunya agar kita menjadi orang yang sesuai dengan rancangan ALLAH adalah dengan hidup dengan roh ALLAH yang mengalir melalui diri kita seperti aliran air yang hidup.( SUKA ^^....hehehe). tau lah kan apa gunanya air? tanpa air banyak makhluk hidup yang gak bertahan dan akan mati terutama manusia2 ini. nah tanpa aliran air hidup dari ALLAH kita tidak akan bisa menjadi manusia yang hidup seperti yang diinginkan Dia. konsekuensinya adalah ROH ITU TIDAK PERNAH MENGALIR HANYA DALAM DIRI KITA,DIA SENANTIASA MENGALIR MELALUI KITA SEHINGGA ORANGLAIN DAPAT BERKEMBANG JUGA. jadi ada konsekuensinya kita akan mnejadi orang yang sangat berlimpah2 untuk tidak nyaman dengan limpahan air hidup tadi tetapi akan keluar untuk bisa membagikannya dengan oranglain juga.
dan tanda terbaik bahwa kita hidup dalam aliran roh tadi adalah kita mengalami pertumbuhan buah roh. kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri.

kita tidak bisa membuat diri kita penuh kasih dan sukacita, tugas pohon bukanlah untuk banyak berbuah melainkan tetap menadapatkan air yang cukup. dan buahnya tidak langsung masak dalam semalam, ketika kita berada dalam aliran roh, kita bergerak menuju kasih yang lebih besar dan lebih meluap dan berkat itu tidak berhenti pada kita saja, buah pohon tidak dinikmati oleh pohon kan? tetapi makhluk hidup lainnya. sehingga ketika hidup kita berada dalam aliran ROH ada tumpahan BERKAT bagi ORANG LAIN. Pastikan tetap terhubung dengan aliran air hidup tadi yaitu dengan ALLAH.

3 Bagaimana saya menemukan cara untuk bertumbuh ?
Di bagian ini saya semakin menyadari bahwa kita unik dan cara kita bertumbuh juga berbeda-beda tidak ada yang sama persis atau persis sama. tidak ada!
banyak orang menyikapi pertumbuhan rohani dengan anggapan bahwa metode yang sama akan menghasilkan pertumbuhan yang sama bagi orang yang berbeda- namun tidak demikian.
kita diciptakan Allah unik dan rencanaNya untuk pertumbuhan kita berbeda dengan yang lain. TELADAN  yang hebat adalah Allah sendiri sebab Dia sendiri yang tau secara persis apa yang dibutuhkan tiap orang untuk bertumbuh.

Yesus bersikap keras pada anak muda yang kaya, lembuh pada perempuan yang ketahuan berzinah, sabar pada murid-murid, ramah pada anak-anak, tidak membenarkan ahli taurat dengan kata-kata yang tajam dan penuh rahmat pada yang sakit dan berbeban.

Dia tidak memperlakukan semua orang dengan sama persis, benar! hehee... dan aku mengalaminya, sangat berbeda cara Allah menolongku bertumbuh dibanding dengan teman KTB ku, tidak sama.

"Pertumbuhan Rohani itu bukan seperti pembuatan barang secara massal tetapi pembuatan hasta karya yang tidak dibuat dengan ONE-SIZE-FITS-ALL-

jangan menjadi frustasi ketika kita melihat orang bertumbuh dengan cara A sedangkan setelah kita ikuti cara A kita malah merasa tidak bertumbuh dengan demikian. kita belajar secara berbeda, bergumul dengan dosa berbeda dan berhubungan dengan Allah dengan proses yang tidak sama persis. Ketika Yesus berdoa untuk murid-Nya, Dia tidak berdoa; kiranya mereka memiliki praktik ibadah yang sama, melainkan Yesus berdoa; Bapa, kiranya mereka menjadi satu dengan Engkau.
hanya ALLAH saja yang menjadikan segala sesuatu bertumbuh. dan pertumbuhan itu tidak bisa selalu ditebak.   

kita sering menaksir "BETAPA ROHANINYA KITA!" hanya berdasarkan seberapa keras kita menjalani daftar bengkok tentang apa yang dianggap penting untuk pertumbuhan rohani dan bukan karena kepenuhan hidup yang kita alami, bekerja dengan penuh sukacita, memberi pelayanan dengan murah hati, mendengarkan seseorang dengan sabar, makan dengan rasa syukur, bermain dengan gembira, hidup dalam aliran Roh ALLAH maka disitu ada kemerdekaan untuk bertumbuh secara benar. dan yang menentukan apakah kita melakukan aktivitas rohani bukan karena aktivitas itu sendiri melainkan kualitas kehadiran dan interaksi dengan Roh Kudus ketika kita melakukannya!
kita ingin dekat dengan ALLAH yang seperti itu! yang membuat kita keluar dari daftar peraturan yang menyesakkan dada dan membuat kita bergairah bersama dengan Dia.

Hiks ;)
dulu saya terjebak dengan doktrin dan peraturan yang sangat keras dan baku dan tuntutan rohani yang saya pikir akan membuat saya yakin telah bertumbuh, tetapi ternyata saya 'hanya membuat seolah2 saya bertumbuh' saya tidak bisa melakukannya hanya Yesus yang bisa melakukanNya membuat saya seorang Lusi yang bertumbuh sebagai salah satu hasta karya Kristus yang tidak persis sama dengan orang lain, sekarang saya mengerti yang terpenting adalah bagaimana tetap berhubungan dengan aliran hidup yaitu ALLAH sendiri dan bukan terjebak dengan peraturan karyaku, karya pelayanan dan karya hikmat manusia yang malah membuat tembok untuk pertumbuhan karena begitu sulitnya saya mengalami ALLAH. aku bertumbuh dengan cara khas dan cara itu dari ALLAH.

terimakasih Tuhan, aku suka bukunya :)
aku memahami banyak hal.......

sampai jumpa untuk resensi buku yang lainnya.....