Kudus...
Kuduslah Tuhan
dan kusanjung kan muliaaa
muliaaa
bagiMu Tuhan (Nikita-Allah Roh Kudus)
siapa yang gak tau lirik diatas?
kalau pas pujian penyembahan itu dinyanyikan, itu bikin aku secara pribadi benar2 merasakan bagaimana masuk ke dalam, sampai ke dalam hadirat Tuhan......
"Kudus".
sampai aku merasa, aku gak layak untuk datang ke hadapanNya!
Dia itu pribadi yang kudus, yang tidak bisa bersentuhan dengan dosa.
dan kita adalah orang yang sudah berdosa.....
tapi, karena KASIH-NYA yang cuma-cuma (sekali lagi tentang Kasih Karunia) kita gak perlu mengusahakan keselamatan kita sendiri, tetapi Yesus sudah mati di kayu salib mengorbankan diriNya sekali untuk selama-lamanya sebagai korban penghapusan dosa untuk kita orang-orang berdosa.....
dan perdamaian melalui Yesus Kristus kita bisa datang kepada Allah Bapa.
Semuanya adalah kasih karunia
2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka
2:3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging
dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya
kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang
lain.
2:4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya
yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,
2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan
2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
2:7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya
terhadap kita dalam Kristus Yesus.
2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman
itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di
dalamnya.
Ilustrasinya begini kata kakak kelompok ku.
Dulu,
kalau di negara luar sono, di negara timur sanaaa jauhhh (imajinasi aja deh sejauh apa, hehee)
hidup seorang hamba itu gak bebas, hidupnya itu tergantung pada majikannya sebagai orang yang membelinya dari orang terdahulu, sehingga siapa saja yang membeli hamba itu maka kepadanya lah dia harus taat dan menghambakan dirinya sebagai seorang budak (sedih ya, gak ada hak asasi manusia dulu *hiks*). syarat si budak agar bisa menjadi orang merdeka adalah ada orang yang membelinya dengan harga yang mahal dan si majikan tadi membiarkan dia lepas sebagai orang yang bebas bukan sebagai budak.
coba pikir2? ada gak orang yang bersedia membeli orang lain, yang gak dikenalnya secara dekat dan jelas, bukan keluarga dan sanak saudara, gak ada hubungan darah, tapi dibeli dengan harga mahal?? trus dibebaskan tanpa ada niat untuk memanfaatkannya, ntah memaanfaatkan tenaganya buat PRT atau buat apalah, hehee........
KAMU MAU MEMBELI ORANG SEPERTI ITU?
MAU MEMBELI DAN MELEPAS ORANG YANG GAK KAMU KENAL DENGAN SUKARELA?
ADA YANG MAU?
